Recent Posts

Hal Tabu Di Hari Imlek

9:16:00 pm Add Comment

Orang China percaya bahwa, apapun yang di lakukan pada awal tahun akan mempengaruhi keberuntungan di tahun yang akan datang. Ada banyak hal yang seharusnya tidak dilakukan.

Secara tradisional banyak hal tabu yang tidak boleh dilakukan, tetapi beberapa tahun terakhir, banyak hal yang dibuang oleh mereka para kalangan modern terutama penduduk perkotaan dan anak muda.

Beberapa hal tabu pada perayaan tahun baru China:

1. Menyeduh Jamu ataupun Obat-obatan. Dianggap tabu karena bila seseorang menyeduh atau meminum jamu di hari pertama tahun baru, maka akan berkelanjutan sakit pada hari selanjutnya ataupun sepanjang tahun. Kecuali yang dalam masa perawatan atau penyembuhan.

2. Menyapu dan membuang sampah pada hari pertama tahun baru. Diyakini, dengan menyapu, kekayaan atau rezeki  akan menjauh. Membuang sampah melambangkan membuang keluar keberuntungan atau nasib baik dari rumah.

3. Makan bubur dan daging saat sarapan. Bubur tidak baik dimakan pada hari pertama, karena di anggap bahwa hanya orang miskin yang memakan bubur untuk sarapan. Dan mereka tidak ingin memulai tahun dengan kemiskinan, karena ini adalah pertanda buruk.
Selain itu daging sebaiknya tidak dimakan saat sarapan, untuk menghormati Buddha dan para Dewa, karena diharapkan semua hadir dan berbahagia bersama mereka di hari raya.

4. Mencuci pakaian dan rambut. Orang-orang China tidak akan mencuci pakaian pada hari pertama dan kedua, karena kedua hari ini dirayakan sebagai hari kelahiran Dewa Air (水神, soi shan. Rambut tidak boleh dicuci pada hari pertama, karena dalam aksara China Rambut (髮, fat) memiliki kesamaan lafal dengan keberuntungan (發財, fat choi) yang berarti mendapat keberuntungan. Oleh karena itu, dipandang sebagai bukan hal baik "mencuci keberuntungan untuk pergi" pada awal tahun baru.

5. Menggunakan benda tajam, pisau, jarum atau gunting. Harus dihindari untuk menjauhi kecelakaan pada saat menggunakan, sehingga tidak akan terjadi hal buruk pada hari selanjutnya. Karena darah dianggap sebagai pertanda buruk atau kemalangan.

6. Mengunjungi Orang tua bagi anak perempuan yang sudah menikah. Seorang anak perempuan yang sudah menikah tidak diperbolehkan mengunjungi  rumah orang tuanya di hari pertama, karena diyakini akan membawa kesialan dan kesulitan ekonomi. Tradisi anak perempuan mengunjungi orang tuanya ada pada hari kedua di tahun baru.

7. Anak kecil menangis pada hari pertama. Menandakan kesialan akan datang pada hari berikutnya. Sehingga orang tua melakukan apapun untuk menghindarinya agar anak tidak menangis di saat perayaan tahun baru.

8. Mengunjungi atau menjenguk orang sakit di Rumah Sakit. Karena dipercaya akan membawa penyakit saat pulang kerumah, kecuali bila darurat.

9. Meminjamkan uang di hari pertama tahun baru. Bagi mereka tidak akan mengunjungi orang yang berhutang padanya, karena akan mengurangi keberuntungan padanya untuk tahun selanjutnya.

10. Jar/ lumbung beras di rumah kosong.
Hal ini dianggap akan berhenti memasak pada tahun berikutnya, sehingga mereka berusaha mengisi penuh lumbung beras.

11. Memberi hadiah seperti jam yang berarti tidak baik menurut kepercayaan orang Cina.

Polisi Tangkap wanita Indonesia Pembuang Bayinya Di Wong Tai Sin

11:34:00 am Add Comment


Karya-bmi.com - Polisi menangkap seorang wanita Indonesia berusia 31 tahun, diduga ibu dari bayi laki-laki yang ditemukan di tempat sampah sebuah toilet wanita lantai 7 Pusat Perbelanjaan Tsz Wan Shan pagi ini, Sabtu (1/12/2018) di Wong Tai Sin. Bayi laki-laki itu dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Dikutip on.cc, pada hari Jumat (30/11/2018), seorang petugas kebersihan melaporkan bahwa telah menemukan bayi laki-laki yang baru dilahirkan lengkap dengan plasenta dan tali pusar di dalam tempat sampah, di sebuah toilet umum wanita, di lantai 7 Tsz Wan Shan Shopping Centre.

Petugas kepolisian dan ambulan tiba dilokasi, setelah menerima laporan. Dalam pemeriksaan awal, diduga bayi masih berusi 20 minggu. Saat ditemukan, bayi masih bernafas lemah. Tim medis memberikan pertolongan pertama dan di kirim ke Rumah Sakit namun dinyatakan meninggal kemudian.

Kasus ini ditindak lanjuti oleh Kepolisian Tindak Kriminal Distrik Wong Tai Sin.


Sosis Ayam "Valley Chef" Akan Lenyap Dari Pasaran

11:10:00 pm Add Comment


Sosis ayam “Valley Chef” atau lebih dikenal Chicken Franks, akan lenyap di pasaran setelah resmi di tutup. Perusahaan sosis ayam legendaris Zacky Farms berdiri pada tahun 1955 di California telah menyatakan bangkrut pada 20 November 2018. Perusahaan telah mengajukan perlindungan kebangkrutan dan akan ditutup pada 19 Januari 2019 mendatang.

Zacky Farms mendistribusikan sosis melalui anak perusahaan yang berbasis di Hong Kong bernama Dah Chong Hong Ltd di bawah merek Valley Chef.

Selama bertahun-tahun sosis ini, telah menjadi pokok dalam sarapan, hotpot, barbecue, dan afternoon tea di Hong Kong. Dalam sebuah iklan memperlihatkan sosis mulai di promosikan pada tahun 1987.

Menurut The Business Journal, perusahaan membuat pengajuan kebangkrutan setelah diketahui bahwa perusahaan telah menutup pabrik pengolahan unggas di Stockton dan Fresno, dan menghilangkan 475 pekerja.

Daftar aset permohonan pailit  serta hutang diperkirakan dari US $ 50 juta menjadi US $ 100 juta, yang bisa berarti akhir bagi sebuah perusahaan. Dan juga berarti bahwa masyarakat Hongkong mungkin harus mengucapkan selamat tinggal kepada Sosis ayam favorit mereka.

Banyak Bus Yang Mengalami Kerusakan Akibat Pohon Tumbang Paska Topan Manggis

11:39:00 pm Add Comment

Berbagai peristiwa terjadi pada bus yang mulai beroperasi pada hari Selasa, (18/9/2018) dimana menyebabkan kerusakan dan penumpang yang mengalami luka akibat sisa pohon tumbang yang belum terselesaikan di beberapa wilayah akibat badai Mangkhut pada Hari Minggu (16/9/2018).

Bus NWFB 682 alami kerusakan di bagian atap.

1. Bus New World First Bus No. 682 yang melaju dari Ma On Shan menuju Chai Wan pada pukul 2 siang, ketika berada di Wan Tsui Road sebuah pohon tiba-tiba sebuah pohon dan cabang-cabangnya roboh menimpa atap bus tersebut. Atap bus rusak parah hingga terbuka dan kaca jendela pecah. Seorang penumpang bermarga Wong (20) mengalami luka bagian kepala dan tangan dilarikan ke Rumah Sakit menggunakan ambulan.

2. Bus KMB 64K jalur Yuen Long West - Tai Po Market, ketika melaju di Kam Lam Road ke arah Yuen Long tiba-tiba sebuah pohon roboh dan bagian cabang menimpa bus. Tidak ada penumpang yang terluka.

3. Sekitar pukul 8, Citybus 118 ketika melaju dari Siu Sai Wan menuju Cheung Sha Wan seorang penumpang yang baru menaiki tangga memilih duduk di tingkat atas bus, terkejut melihat potongan kayu yang diyakini bagian dari pohon yang tumbang sepanjang 1,5 meter ditemukan di lantai diantara kursi barisan ketiga dari belakang dan atap yang bolong. Tidak ada penumpang yang terluka dalam insiden ini.

4. Di wilayah Kowloon, bus KMB no. 1, pada pukul 8 pagi ketika melaju di Prince Edward Road menuju Mongkok West, bus menabrak cabang pohon dan bagian kaca depan atas retak. Dalam insiden ini tidak ada penumpang terluka.

5. Bus KMB 85 pada pukul 11 siang, ketika berada di wilayah Fo Tan, Shan Mei street, bagian atap bus menyangkut cabang pohon di pinggir jalan sehingga terjadi kerusakan di bagian badan bus. Dalam insiden ini tidak ada korban yang terluka.


6. Di wilayah Tseung Kwan O, pada sekitar pukul 9 pagi, bus KMB 93 K ketika melaju di North Po Lam, bagian depan bus menabrak cabang pohon yang menjuntai ke jalan, dan bagian cabang menyangkut di kaca depan bus. Dalam insiden ini tidak ada korban yang terluka.

Kedua BMI Ini Jadi Korban Penyekapan Oleh Perampok

9:44:00 pm Add Comment


Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban penyekapan saat terjadi perampokan di rumah majikannya yang seorang Dokter di Stanley, Kamis (13/9/2018).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 7 malam di sebuah rumah di Tai Tam Road No. 10 Stanley, ketika kedua majikan tidak di rumah. Salah satu perampok menodongkan pisau sepanjang 30 cm kepada Idawati (43) saat membuka pintu belakang untuk membuang sampah, kemudian masuk kedalam rumah dan menyekap Rusmiati (42). Keduanya diikat menggunakan lakban. Kedua perampok berhasil membawa kabur uang cash HK$ 60 ribu, RMB 20 ribu dan dua buah ponsel masing-masing seharga sekitar HK$ 1.400, HK.01 melaporkan.

Dikutip dari halaman Oriental daily, kedua PMI berhasil melepaskan diri setelah satu jam kemudian dan langsung memberitahu majikan perempuan. Keduanya tidak mengalami luka. Polisi menerima laporan dari majikan perempuan bermarga Au (70) pada pukul 10:57 malam. Petugas kepolisian dalam jumlah besar tiba di lokasi namun hanya beberapa petugas saja yang diijinkan masuk guna penyelidikan.

Dari hasil penelusuran CCTV yang dilakukan tim ke 4, Tim Investigasi Kepolisian bagian Barat, Salah satu perampok berusia antara 25 hingga 35 tahun, Tinggi badan 1,75 cm, tubuh langsing, mengenakan baju berwarna hitam, memakai topi hitam dan masker. Sedangkan perampok yang lain berusia antara 30-40 tahun, tinggi badan sekitar 170 cm, bertubuh gemuk, mengenakan baju hitam, topi hitam dan masker. Red/KBMI.
Rupiah melemah ke kisaran 15.000, perlukah masyarakat panik?

Rupiah melemah ke kisaran 15.000, perlukah masyarakat panik?

2:47:00 am Add Comment
Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Masyarakat diminta tetap tenang, meski kenaikan harga barang konsumsi diprediksi dapat melonjak.
Menurut catatan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang tertera pada situs Bank Indonesia, hingga Rabu (05/09), US$1 kini setara Rp14.927.
Sejumlah bank bahkan telah menjual dolar AS seharga Rp15.000. Angka itu mencerminkan pelemahan rupiah yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Sejauh ini pelemahan rupiah belum mendorong kenaikan harga kebutuhan secara signifikan, seperti disampaikan Asja, pedagang daging di Pasar Rumput, Jakarta.
Tapi ia mengkhawatirkan daya beli masyarakat.
"Tidak naik saja sepi, apa lagi harga naik. Dulu sehari saya bisa jual 50 hingga 60 kilogram. Sekarang 20 kilo saja tidak habis," ujar Asja.
Akan tetapi, seperti dilaporkan sejumlah media lokal, pedagang tahu dan tempe di beberapa kota, mulai merasakan dampak pelemahan rupiah.
Di Pasar Ciawi, Bogor, Jawa Barat, sebagaimana dilansir Tribunnews, pasokan tahu-tempe mulai melambat.
Sementara itu, Republika melaporkan, pedagang tahu dan tempe di Banyumas, Jawa Tengah, khawatir merugi karena harga kedelai kerap melonjak jika rupiah melemah terhadap dolar AS.
Kedelai adalah salah satu bahan pangan yang masif diimpor pengusaha Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat, pada 2017, setiap bulan impor kedelai mencapai 242 ton, mayoritas dari AS.
JokowiHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionPresiden Jokowi menyebut depresiasi rupiah disebabkan faktor eksternal, bukan kondisi perekonomian nasional.
Menurut ekonom dari Universitas Atmajaya Jakarta, Agustinus Prasetyantoko, harga barang konsumsi yang bergantung pada produk impor seperti tahu-tempe berpotensi melonjak jika rupiah terus melemah.
Namun, Prasetyantoko memprediksi dampak jangka dekat depresiasi rupiah hanya akan dirasakan pelaku pasar keuangan dan pengusaha besar, bukan masyarakat kelas menengah ke bawah.
"Besar penurunan rupiah dari awal tahun 2018 masih di bawah 10%, jadi ini tidak serta merta membuat barang naik. Kalau pun naik, akan bertahap," tuturnya saat dihubungi via telepon.
Bagaimanapun, pemerintah menjamin depresiasi rupiah ini tidak akan berujung pada krisis ekonomi seperti yang terjadi tahun 1997.
Alasannya, inflasi kini berada di angka 3,2%, sementara tahun 1997 inflasi mencapai 78,2%.
Selain itu, pemerintah menyebut pertumbuhan ekonomi 2018 berada di angka 5,27%, berbeda dengan tahun 1997 yang justru minus 13,34%.
Presiden Joko Widodo berkata, depresiasi rupiah didorong faktor eksternal, seperti kenaikan suku bunga AS, perang dagang antara AS-Cina, hingga krisis ekonomi yang melanda Turki serta Argentina.
"Saya selalu melakukan koordinasi berkaitan sektor moneter, sektor industri, pelaku usaha. Koordinasi yang kuat ini menjadi kunci," kata Jokowi soal kiatnya menjaga perekonomian.
Bank IndonesiaHak atas fotoANTARA/SIGID KURNIAWAN
Image captionDirektur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut nilai tukar rupiah tidak akan terperosok.
Adapun Direktur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut lembaganya terus mengawasi nilai tukar rupiah.
Ia memprediksi, tidak akan terjadi goncangan ekonomi akibat depresiasi rupiah.
"Kita sudah pernah lewati level Rp9.000, Rp10.000, hingga Rp13.000. Kalaupun terjadi depresiasi, tidak akan mendadak, tidak melonjak, tapi gradual sehingga tidak muncul kepanikan masyarakat."
"Upaya yang kami lakukan, hasilnya mungkin memerlukan waktu beberapa bulan, tapi harus kami lalukan sekarang," ujar Perry di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
RupiahHak atas fotoDETIKCOM/MUHAMMAD RIDHO
Image captionMasyarakat didorong tak membeli dolar AS dan mengurangi belanja produk buatan luar negeri agar nilai tukar rupiah stabil.
Pertanyaannya, apa sumbangsih yang perlu dilakukan masyarakat demi menjaga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS?
Agustinus Prasetyantoko berkata, kondisi psikologis publik perlu dijaga agar tak khawatir rupiah bakal jatuh.
Caranya, kata dia, publik dapat berinisiatif mengurangi penggunaan produk luar negeri.
Menurut Prasetyantoko, masyarakat juga perlu menghindari membeli dolar, meski segala upaya swadaya ini tidak akan langsung memperkuat rupiah.
"Dampaknya tidak akan signifikan. Ini untuk menjaga efek psikologi. Kalau dilakukan secara konsisten, tentu akan berdampak, terutama jika sem