ADAT & KEPERCAYAAN HONGKONG KANTONIS

10:53:00 pm

 Dimana bumi dipijak, di situ langit dijinjing. Peribahasa ini layak untuk kita tanamkan dalam hati khususnya saat kita pergi merantau ke negeri orang. Adat dan budaya setiap negara tentu berbeda.  Kita harus menghormati kepercayaan majikan kita , tetapi bukan berarti kita harus turut mempercayainya. Alangkah baiknya jika kita mengetahui beberapa tradis dan kebudayaan mereka agar dapat mencegah kesalah pahaman dimasa mendatang. Berikut beberapa contoh tradisi china yang masih berkesinambungan.

1. Jangan memberi kado ulang tahun berupa jam dinding, karena ini sama dengan mendoakan kematian untuk mereka.
2. Pada hari pertama lebaran cina dilarang menyapu dan bersih bersih, karena sama halnya dengan membuang rejeki yang datang.
3. Saat menghadiri upacara kematian dilarang memakai kain / bahan berwarna merah karena itu menandakan kebahagiaan.
4. Ketika makan, sumpit tidak boleh ditancapkan di atas nasi, karena itu artinya sedang menyembahyangi orang yg meninggal.
5. Jangan memberi kado ulang tahun berupa sepatu, karena itu berarti memutuskan tali persaudaraan, ada juga yang bilang hidupnya akan susah.
6. Saat memotong buah jeruk, apel dll jangan dipotong menjadi 4 bagian. orang china tidak suka dengan angka 4 karena itu berarti mati.
7. Kalau menyapu jangan mengenai kaki orang, karena akan menyebabkan kesialan.
8. Saat makan ikan ( apalagi diluar) jangan sekali kali dibalik, karena itu berarti menghancurkan rejeki.
9. Jangan mengambil kepala dan ekor ( ayam, ikan, bebek, dll) karena itu tidak sopan.
10. Saat memasak hindari menghidangkan 7 macam masakan, karena itu berarti sembahyangan untuk orang mati.
11. Tempat menaruh beras jangan dibiarkan sampai kosong,  biar rejekinya nggak habis.
12. Saat menyapu dimulai dari pintu arah depan terus kedalam, biar rejekinya tidak hilang.
13. Tidak baik menghadiahkan topi berwarna hijau ( luk mo) yang berarti perselingkuhan.

Seiring dengan perkembangan zaman, sekarang sudah semakin sedikit orang orang cina yang
mempercayai hal hal tersebut diatas. Mereka sudah berpikiran global ,sebagian besar hanya para pekerja yang merawat Lansia saja yang mengalami hal hal diatas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »