BMI Hong Kong Asal Tulungagung mengalami kekerasan oleh majikannya

10:53:00 pm
Hong Kong - Sebagai buruh Migran di manapun penempatannya, tak jarang yang tak mengenal kisah Erwiana. Figure BMI  Hong Kong yang berhasil menyeret majikan ke ranah hukum atas tindakan penganiayaan terhadapnya, melalui banyak proses dan waktu yang lama. Berkat perjuangan dan dukungan dari berbagai pihak, Erwiana berhasil mendapatkan keadilan terhadap majikannya Law Wan Tung.

Cerita hampir sama juga di alami Fitriani, seorang BMI Hong Kong asal Sendang Tulungagung pada hari ini melaporkan tindakan penganiayaan terhadapnya ke Kepolisian Hong Kong.

Fitri, sapaan akrabnya, baru bekerja 5 bulan pada majikannya dan tinggal di daerah Yuen Long N.T Hong Kong. Namun sebelumnya juga sudah pernah bekerja hampir 2 tahun yang proses  melalu PT. BMKP Kediri.

Sebelumnya, Fitri juga sering mengeluhkan kepada teman-temannya, atas sikap majikan kepadanya, yang memperlakukan tak layak, seperti di cakar ataupun pernah di tampar menggunakan handuk yang membuat matanya bengkak. teman-temanpun sering menyarankan untuk melapor, tapi Fitri ragu karena  belum mempunyai bukti yang akurat untuk melapor.

Di sosial media, khususnya Facebook sudah hampir satu juta "share" tentang poto-poto Fitri dengan dalam keadaan berdarah di kepala karena baru saja di jambak dan di seret turun dari tangga,   yang menggundang banyak komentar dengan berbagai umpatan kepada majikan dan juga doa dukungan untuk fitriani.

"Dasar majikan gak due utek, jale seng di sikso iku keluargane piye jal perasaanne". (Dasar majikan tidak berakal, seumpama yang di siksa itu keluarganya, bagaimana perasaanya). Salah satu komentar pemilik akun Nilam Kusumo dengan bahasa jawanya.

Info terakhir, Fitriani sedang di rawat di Rumah Sakit Pok Oi Yuen Long dan di bawah penanganan Kepolisian Hong Kong distrik Yuen Long.

Semoga Fitriani, segera mendapatkan keadilan atas perbuataan keji majikan yang menunjukkan dirinya bukan orang waras.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »