Polisi Menggerebek Perusahaan Tahu, yang menyekap TKI selama 14 tahun.

12:51:00 pm
Photo: taiwan news

Karya-BMI - Kepolisian Kaohsiung, Taiwan, baru saja menggerebek Pabrik tahu Chan Shen Country Food Co, Ltd (筌 聖 老家), yang diduga mempekerjakan migran ilegal hampir 14 tahun, dan menyebabkan kemarahan dari masyarakat Taiwan. Netizens mulai memboikot produk Chan Shen setelah skandal itu terungkap.

Reseller tahu terbesar, Leezen (里仁), mengumumkan pada halaman resmi bahwa, akan menghapus semua produk Chan Shen di perusahaanya dan telah menghentikan kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Polisi Kaohsiung menggerebek sebuah pabrik tahu dan menyelamatkan empat pekerja migran (2 Indonesia, 1 Vietnam dan 1 Filipina) yang telah terkunci di dalam, di lantai dua pabrik, sampai 14 tahun dan bekerja 15 jam setiap hari tanpa uang lembur. Mereka juga di larang untuk berkomunikasi dengan orang luar ataupun saudara.

Mereka di intimidasi, akan di laporkan ke Polisi, jika berusaha kabur. Dan akan di jebloskan ke penjara, dan harus membayar denda yang mahal karena mereka adalah pekerja ilegal.

Seorang pekerja Indonesia bernama A-fan membeli ponsel dari rekan kerja Taiwan dan mengirim sms kepada suaminya yang berada di Indonesia untuk memanggil polisi. Empat pekerja migran akhirnya diselamatkan awal bulan ini.

Menurut polisi, departemen terkait telah berulang kali melakukan inspeksi tenaga kerja selama beberapa tahun terakhir, tapi gagal menemukan bukti kuat bahwa pabrik itu mempekerjakan pekerja migran ilegal.

"Para pekerja migran disembunyikan di kamar cadangan setiap kali pihak berwenang mengunjungi pabrik," kata pemimpin penyelidik dari kantor polisi Gushan.

Ketika ditanya mengapa harus mempekerjakan migran ilegal dan tidak memberi kebebasan pada mereka. "Mereka akan menyebabkan saya kesulitan jika mereka pergi hilang (kabur), itu semua kekhawatiran saya. Saya harus bertanggung jawab kepada agen jika mereka melarikan diri." , terang mereka.

Transalate from http://www.taiwannews.com.tw

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »