BMI Malaysia, melahirkan dalam bus saat perjalanan pulang ke kampung halaman

7:28:00 pm
Aparat Polsek KPT bersama pegawai pelabuhan bersama awak bus mengevakuasi Yulfitri menuju rumah seorang bidan lantaran melahirkan di atas bus (Foto: Hakim Said/ BanyuwangiTIMES)

Karya-BMI - Banyuwangi. Seorang wanita bernama Yulfitri (31), asal Dusun Dasan Lendang, Desa Kerumut, Kecamatan Peringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Propinsi Nusa Tenggara Barat, harus melahirkan di atas Bus Titian Mas jurusan Jakarta- Bima, Kamis (16/3/17) sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa yang tak disangka-sangka malam itu terjadi saat Bus Titian Mas yang ditumpanginya tengah antri, hendak masuk kapal di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Tiba-tiba kontraksi yang dirasakannya sebagai ibu hamil sejak perjalanan panjang dari Jakarta tidak bisa dibendung.

Tanpa dapat dikuasainya, akhirnya ibu muda tersebut melahirkan jabang bayi dalam kondisi darurat di atas bus. Pembeitahuan kepada petugas pelabuhan pun diteruskan kepada aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi (KPT) yang malam itu sedang bertugas Tiada Hari Tanpa Razia (THTR) di depan pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang.

Beruntung sekali, jabang bayi yang baru dilahirkan Yulfitri dalam kondisi selamat. Hanya saja anak malang ini tidak mengeluarkan tangis perdananya. Atas pengalaman aparat KPT yang memiliki istri sebagai tenaga medis, akhirnya bayi yang masih merah itu dibawa ke seorang bidan yang tinggal di belakang Masjid Ketapang.

Setelah itu, aparat KPT bersama pegawai pelabuhan dan awak Bus Titian Mas menyusulkan Yulfitri menggunakan ambulans ke kediaman bidan agar bersatu dengan anaknya. Perkembangan terakhir yang dikabarkan Kapolsek KPT AKP Sudarmaji, ibu dan bayi itu masih menjalani perawatan di kediaman sang bidan.

“Kondisi keduanya (ibu dan anak) dalam kondisi sehat. Rencana sore ini (Jumat, 17/3/17), keduanya akan melanjutkan perjalanan menuju Lombok Timur menumpang Bus Tiara Mas yang lain,” ujar Kapolsek KPT usai Salat Jumat melalui sambungan telepon.

Yulfitri merupakan tenaga kerja wanita (TKW) asal Lombok Timur yang mengadu nasib di Negeri Jiran Malaysia. Di sana, wanita ini menjadi pahlawan devisa bersama suaminya. Lantaran hamil tua, dia disuruh pulang ke kampung halaman melalui jalur laut dan turun di Pekanbaru, Riau. Dari Sumatera Yulfitri melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menumpang bus.

“Pulang sendirian. Maunya lahiran di tanah kelahiran. Dari Jakarta dia ganti naik Bus Titian Mas jurusan Jakarta – Bima,” urainya lagi. (Hn/Jatimnews)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »