Majikan Jubaedah di jatuhi hukuman mati.

6:20:00 am
Poto: tersangka(majikan) Jubaedah - Chan Lay Lee

Karya-BMI - Kuala Lumpur - Pengadilan Malaysia menjatuhkan hukuman mati kepada Chan Lay Lee, yang terbukti bersalah membunuh seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia bernama Jubaedah, dan melukai pembantu lainnya Anad berasal dari Kamboja.

Berita sebelumnya: Jenazah Jubaedah tiba di rumah duka, kini ke 5 anaknya yatim piatu

Chan dijerat Pasal 302 KUHP tentang pembunuhan dan divonis hukuman mati oleh hakim. Ia juga tidak diizinkan membayar uang jaminan. Sementara sang suami yang sebelumnya ditahan karena diduga terlibat dengan pembunuhan itu telah dibebaskan.

Seperti dilaporkan the Star, Jumat (10/3/2017) wanita 42 tahun itu secara sadar telah melakukan penyiksaan terhadap kedua pembantunya. Yakni dengan menggunakan tongkat besi dari pertengahan 2016 sampai akhirnya salah satu pembantunya, Jubaedah tewas pada 25 Februari lalu.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nassir atau biasa disapa Tata menyetakan, kasus itu terungkap saat Chan dan suaminya membawa jenazah Jubaedah ke rumah sakit. Keduanya beralasan Jubaedah jatuh dari tangga hingga tewas.

"Pada 25 Februari lalu ada WNI kita di Malaysia yang meninggal. Ia dibawa majikannya ke rumah sakit dengan alasan jatuh dari tangga. Namun dari hasil otopsi, didapatkan sejumlah luka lebam dan bengkak akibat pukulan," kata Tata, saat menggelar jumpa pers di Kementerian Luar Negeri.

Penemuan itu lalu disampaikan ke polisi setempat dan dua majikan Jubaedah ditangkap. Sejauh ini proses investigasi masih berlangsung. Kini, jasad Jubaedah telah dipulangkan ke Indonesia, sesuai permintaan pihak keluarga. Hn

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »