Pemberian Kiswah dari Raja Salman untuk Masjid Istiqlal

10:31:00 am
Photo: Liputan 6

Karya- BMI - Usai salat sunah tahiyatul masjid di Istiqlal kemarin,  Raja Salman bin Abdulaziz al Saud memberikan cendera mata,  berupa kiswah atau kain penutup Kakbah.

Pemberian tersebut melalui Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar. Kiswah berukuran tidak lebih dari tiga meter tersebut bertuliskan ayat suci Alquran dalam bentuk kaligrafi,  dan dijahit oleh orang kepercayaan kerajaan Arab dengan menggunakan benang emas.

Kaligrafi tersebut berisi ayat 125 Surat Al Baqarah,  yang membahas mengenai Kakbah.  Arti ayat tersebut adalah: "Dan(ingatlah),  ketika Kami menjadikan rumah itu(Baitullah)  tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.  Dan jadikanlah sebahagian magam Ibrahim tempat salat.  Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail:  Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf,  yang iktikaf yang rukuk,  dan yang sujud."

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan,  kiswah diberikan khusus dari Raja Arab Saudi untuk Masjid Istiqlal, sebagai tanda kepedulian dan kedekatan Raja Salman dengan masyarakat Indonesia.

"Intinya,  itu adalah simbol bahwa perhatian tidak hanya pemerintah,  tapi juga masyarakat Saudi Arabia terhadap Indonesia begitu besar,  ucap Lukman di Istana Kepresidenan,  Jakarta,  Kamis 2 Maret 2017.

"Jadi itu sebagai simbol bahwa hati Beliau tetap melekat di hati umat muslim Indonesia,  dan itu dihadiahkan secara simbolis kepada Masjid Istiqlal,"  dia menambahkan.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Bidang Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, pemberian potongan kiswah dari Raja Salman menjadi kebanggaan dan kado ulang tahun Istiqlal.

"Itu bukan sesuatu yang sembarangan,  karena karomahnya itu didoakan oleh jutaan orang saat di Kakbah.  Apalagi,  kiswah memang setiap tahun diganti dan sebelumnya kita juga telah merayakan milad ke-39,  ini seperti kado,"  ucap Abu.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »