Wanita penumpang pesawat, wajahnya terbakar saat tertidur sambil mendengarkan musik

4:41:00 pm

Karya-BMI - Seorang wanita menderita luka bakar pada wajah dan tangan setelah headphonenya terbakar selama penerbangan ke Australia, Team Official mengatakan, mereka sudah memperingatkan tentang bahaya perangkat yang dioperasikan dengan baterai di pesawat.

Di lansir dari berita SCMP penumpang sedang mendengarkan musik di handphone yang dioperasikan dengan menggunakan baterai sendiri. Terjadi ledakan saat dia tertidur dalam penerbangan dari Beijing ke Melbourne pada 19 Februari.

"Saat saya berbalik badan, saya merasa terbakar di wajah saya," katanya kepada Australian Transport Safety Bureau (ATSB) yang menyelidiki insiden tersebut. "Saya merasakan ada sesuatu di wajah dan headphone berada di leher. Saya terus merasa terbakar jadi saya lemparkan ke lantai".

Petugas penerbangan bergegas untuk membantu dan menuangkan seember air pada headphone, tapi baterai dan sampulnya keduanya meleleh dan menempel di lantai.

"Orang-orang batuk dan tersedak seluruh penumpang dalam perjalanan pulang," wanita itu menambahkan.

Gambar menunjukkan wanita, yang tidak disebutkan namanya, dengan wajah dan leher dan lecet di tangannya menghitam, dengan penumpang lain yang harus bertahan bau plastik meleleh, dan elektronik terbakar ataupun rambut yang terbakar.

Staf biro keselamatan transportasi , yang tidak mengidentifikasi maskapai yang terlibat dan merek headphone, menilai bahwa baterai lithium-ion dalam perangkat kemungkinan terbakar.

"Berbagai produk menggunakan baterai tumbuh (menempel), potensi masalah dalam penerbangan meningkat," katanya, dan mengingatkan kepada para wisatawan agar menggunakan perangkat bertenaga baterai mereka harus disimpan dalam penyimpanan yang disetujui kecuali akan digunakan.

Baterai cadangan harus disimpan dalam bagasi, tambahnya.

Banyak maskapai penerbangan tahun lalu melarang Smartphone jenis Samsung Galaxy Note 7 karena atas keprihatinan resiko kebakaran, menyusul laporan dari meledaknya berbagai baterai.

Pabrik elektronik terbesar Korea Selatan menarik semua merk 7s, menurut catatan, biaya itu miliaran dolar.

Ada beberapa insiden yang melibatkan baterai lithium dalam beberapa tahun terakhir seperti penerbangan meninggalkan Sydney tahun lalu ketika seorang penumpang turun terlihat asap berasal dari tas tangannya. Ia kemudian menemukan bahwa baterai lithiumnya telah terbakar.

Juga tahun lalu, perangkat elektronik pribadi mulai menyemburkan asap kemudian terbakar dalam penerbangan Qantas dari Los Angeles ke New York, petugas ATSB melaporkan. HN.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »