Polisi Hong Kong Menangkap 10 Tersangka Pelaku Bisnis " kencan berbayar "

3:28:00 pm

Karya-BMI.com--Sepuluh orang wanita Hong Kong yang berusia antara 20 hingga 40 tahun ditangkap polisi minggu lalu dalam sebuah operasi anti kerja sebagai " part time girlfriend" ( sebuah kencan berbayar/red) yang sedang marak di Hong Kong baru-baru ini.

Dalam konferensi pers hari Kamis (22/6) , Kepala Inspektur area Mong Kok , Lau Hon Kwan , mengatakan bahwa perempuan-perempuan tersebut ditangkap sebagai bagian dari operasi  joint anti-vice dengan kode nama " Skyriver" pada hari Sabtu (17/6).

Polisi menyita beberapa barang bukti berupa 10 unit telepon genggam, 100 kondom, minyak pelumas, dan 11 pakaian dalam wanita.

Inspektur Chan Wing, dari divisi khusus area Mong Kok mengatakan bahwa orang-orang yang terlibat dalam bisnis ini telah berani secara terang-terangan memasang iklan perdagangan seks diluar forum khusus untuk orang dewasa. Iklan-iklan itu telah merambah ke media facebook, instagram, dan selanjutnya menggunakan Wechat untuk negosiasi pembayaran serta servis awal seperti mast**basi dan or*l sek*.

Setelah melalui penyelidikan, didapati ada sekitar 30 perempuan yang mempromosikan  diri di media sosial sebagai " part time girlfriend". Polisi menahan 10 tersangka yang sudah terbukti dengan mematok harga sekitar HK$ 1.200 hingga HK$ 4.000.

Petugas dalam penyamarannya menemui tersangka akhir pekan lalu di Kowloon dan menangkap mereka karena telah menyarankan untuk melakukan hubungan seks yang dinilai sebagai tindakan tidak bermoral.

Sementara itu ada beberapa tersangka yang memiliki  riwayat panjang  sebelum terjun kedalam dunia kelam , diantara mereka ada dua orang lulusan universitas, dan seorang siswa sekolah menengah, seperti diberitakan oleh Time News International.

Seorang pekerja sosial , Yeung Nga Yee, mengatakan bahwa sejumlah gadis remaja yang terjun dalam bisnis " part time girlfriend" ini tidak pernah menganggapnya sebagai bentuk perdagangan seks, karena mereka bisa berhenti sewaktu-waktu dan lebih selektif dalam memilih klien. Namun, dia memperingatkan bahwa daya tarik uang tunai yang bisa didapat dengan cepat dah mudah itu bisa menjerumuskan para remaja itu jatuh dalam perangkap bisnis pelacuran. (red/KBMI)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »