CFS Temukan Bakteri Coliform yang Berlebihan Pada Es Batu di Starbucks

10:43:00 am

Karya-BMI.com -- Pusat Keamanan Pangan Hong Kong atau lebih dikenal dengan nama Center for Food Safety (CFS)  dari FEHD baru-baru ini telah melakukan penelitian terhadap sampel es batu  yang digunakan oleh kedai kopi Starbucks Causeway Bay. Pihaknya menemukan fakta bahwa di dalam es itu mengandung bakteri Coliform dalam jumlah yang berlebihan.

Dari hasil tes laboratorium menunjukkan kandungan bakteri coliform mencapai 1200 unit pembentuk  koloni pada setiap 100 ml. Hal ini jauuh melampaui batas hingga11 kali lipat dari patokan  yang telah ditetapkan dalam Microbiological Guidelines for Food.

Es batu itu diproduksi oleh Starbucks di lantai pertama Fashion Walk, Great George Street, Causeway Bay. Setelah mengetahui hasil tes, pihak Starbucks segera berhenti menjual minuman dingin dengan es batu.

CFS mengatakan mereka telah memberikan pendidikan tentang keamanan dan kebersihan  makanan  kepada staf dan petugas yang bersangkutan. Pihak Starbucks juga telah  melakukan pembersihan dan disinfeksi menyeluruh terhadap kedai mereka seperti yang disarankan oleh CFS, seperti dikutip dari Asia Times.

Menurut pedoman keamanan, bakteri coliform untuk es yang dapat dimakan harus kurang dari 100 unit pembentuk koloni per 100 ml. Tingkat kelebihan bakteri menunjukkan kondisi tidak sehat atau praktik kebersihan yang buruk selama atau setelah produksi es, namun tidak berarti bahwa konsumsi akan menyebabkan keracunan makanan, kata CFS. (red/KBMI)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »