DUA TKW SINGAPURA PENDUKUNG ISIS DIDEPORTASI KE INDONESIA

7:06:00 pm

Karya-BMI.com -- Dua orang TKW Indonesia di Singapura yang diyakini telah terpengaruh menjadi pendukung ISIS melalui internet, dipulangkan ke Indonesia oleh Pemerintah Singapura. Keduanya berusia 25 dan 28 tahun (nama mereka masih dirahasiakan), tidak menunjukkan tanda-tanda akan melakukan tindak kekerasan di Singapura. Mereka juga tidak ditemukan mempengaruhi teman-temannya untuk ikut mendukung ISIS, ungkap Desmond Lee Ti-Seng, yang menjabat dua kementrian yaitu Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pembangunan Nasional, seperti dilaporkan Reuters.

Terhitung sejak tahun 2015, telah tercatat sedikitnya ada 9 TKW yang terpengaruh kedalam paham radikal di Singapura.

Kedua PRT itu terpengaruh oleh media sosial untuk menjadi pendukung ISIS. Lee mengatakan bahwa Pemerintah tidak akan memaafkan dukungan untuk ideologi radikal manapun, baik oleh penduduk lokal maupun orang asing.

TKW yang berusia 25 tahun itu, telah menjadi orang termuda yang dipulangkan ke negaranya. Setelah bekerja di Singapura selama dua tahun, dia telah merencanakan untuk terbang ke Syria bersama pacarnya untuk bergabung dengan ISIS. Sedangkan seorang lagi, TKW berusia 28 tahun itu masih lajang dan memiliki pengalaman lima tahun sebagai pekerja rumah tangga di Singapura, seperti dilansir surat kabar berbahasa China Lianhe Zaobao

Sementara itu, antara tahun 2015 dan 2016, pemerintah Singapura telah menangkap 40 pekerja migran Bangladesh radikal yang ditengarai tengah merencanakan kekerasan di tanah air mereka. Semuanya, kecuali enam orang yang menjalani hukuman penjara terkait kasus terorisme dan pendanaan teroris, telah dipulangkan ke negara asalnya. (red/KBMI)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »