Menurut Penelitian, Kebutuhan Akan Tenaga Kerja Asing Sektor Rumah Tangga di Hong Kong Semakin Meningkat

3:14:00 pm

Karya-BMI.com -- Seiring dengan pesatnya laju perkembangan penduduk Hong Kong, maka semakin meningkat pula kebutuhan akan tenaga kerja asing  sektor rumah tangga. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Legislative Counsil Secretariat's Information Research Unit,  saat ini jumlah pekerja asing sektor rumah tangga mencapai 9,3% dari jumlah penduduk Hong Kong . Mereka dipekerjakan oleh 11% rumah tangga lokal yang ada di seluruh Hong Kong. Sementara 44% dari rumah tangga lokal itu memiliki anak kecil yang membutuhkan pekerja untuk merawatnya.

Akan tetapi, dengan pesatnya perkembangan jumlah Lansia, 9,7% dari mereka hidup menyendiri mulai dari usia 60 tahun ke atas. Hal ini mendorong kebutuhan akan pekerja rumah tangga meningkat 2,5% dari tahun 1995. 

Menurut data, jumlah PRTA per tahun 2016 mencapai 352.000 orang, menempati total 9,3% dari jumlah tenaga kerja lokal. Jumlah perekrut PRTA ini juga meningkat dari 5,8% dari tahun 1995 menjadi 11% di tahun 2016.

Menurut perkiraan, jumlah peningkatan Lansia di Hong Kong akan mencapai 230.000.000 orang pada tahun 2034. Hal ini juga akan berdampak pada kebutuhan tenaga kerja asing yang makin meningkat, seperti dilaporkan hk.oncc.

Dalam penelitian ini, mereka juga mengutip langkah-langkah perencanaan tenaga kerja keperawatan Lansia dari negara-negara tetangga seperti Jepang, Taiwan dan Singapura. Mereka menemukan fakta bahwa di negara Taiwan dan Singapura, pemerintah akan memberikan tunjangan dana terhadap keluarga yang memperkerjakan PRTA untuk merawat Lansia dan memberikan pelatihan terhadap para pekerja itu. Sementara itu, Jepang berencana akan mengembangkan robot untuk membantu merawat para Lansia. (red/KBMI)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »