PRT Filipina Curi Perhiasan Senilai HK$ 162.000, Demi Kakek yang Terdiagnosa Kanker

2:50:00 pm
Karya-BMI.com -- Seorang pembantu rumah tangga asal Filipina dijatuhi hukuman 15 bulan penjara karena mencuri perhiasan senilai HK$ 162.000 dan uang tunai dari majikannya di Shatin. Akan tetapi bedasarkan pertimbangan lain, hukuman terhadap E.A.Perdido (39) ini dikurangi menjadi 10 bulan oleh kepala hakim , Joseph To Ho Sing.

Menurut pengacaranya, Perdido memiliki hutang di sebuah lembaga keuangan sebesar HK$ 40.000 setelah kakeknya di diagnosa mengidap kanker pada tahun 2016. "Ini adalah pelanggaran kepercayaan yang serius" kata hakim. Perdido memiliki suami yang kesehariannya bekerja sebagai petani di Filipina. Wanita itu terlihat menangis di kursi pesakitan saat hakim membacakan keputusan.

Antara bulan Agustus 2013 hingga 31 Mei 2017, terdakwa mencuri uang HK$ 300 dari sebuah amplop merah, tujuh gelang permata, sepasang anting, kalung, cincin dan gelang juga liontin. Total nilai barang-barang ini sekitar HK$ 162.000, seperti dilaporkan hongkong news.

Majikan Perdido menaruh perhiasan ini di dalam lemari yang terkuci di dalam kamarnya. Kunci lemari itu ada dalam sebuah kotak di atas meja.

Pukul 9 pagi tanggal 31 Mei, majikan menemukan bahwa enam amplop merah berisi HK$ 300an beserta beberapa perhiasan hilang dari dalam kabinet.

Ketika ditanya majikannya, Perdido mengaku telah mencuri uang dan perhiasan itu. Dia bahkan mengeluarkan empat surat pegadaian dan memberitahukan majikannya bahwa ia telah menggadaikan permata yang telah dicurinya. Majikan kemudian menelpon polisi dan pada pukul 10:55 terdakwa ditangkap.

Dari hasil penelusuran, diketahui ada 12 lokasi kantor pegadaian untuk menggadaikan perhiasan itu. Beberapa permata digadaikan antara bulan Oktober hingga April tahun lalu.

Majikan segera menebus perhiasan itu sebesar HK$ 128.000. Namun ada beberapa perhiasan senilai HK$ 34.000 yang tidak bisa ditemukan kembali.

Terdakwa memiliki 2 anak laki-laki berusia 18 dan 11 tahun serta seorang anak perempuan di Filipina. Setiap bulan Ia mengirim HK$ 2000 kepada keluarganya. namun setelah kakeknya terserang kanker, biaya hidup semakin meningkat.

"Gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Dia berhutang HK$ 40.000 pada sebuah lembaga keuangan. Dia juga masih harus mengirim uang HK$ 1000 kepada keluarganya" kata pengacara Perdido.

Dia menambahkan bahwa dua pertiga perhiasan itu telah ditebus oleh majikan terdakwa. Dalam membacakan keputusannya, hakim menjatuhi hukuman 15 bulan penjara, namun kemudian menguranginya hingga menjadi 10 bulan. (red/KBMI).









Share this

Related Posts

Previous
Next Post »