Di Sangka Tak Berhenti di Halte, Sopir Wanita Bus KMB 86C Kena Tinju Penumpang

11:04:00 am Add Comment

Karya-bmi.com -- Seorang sopir bus wanita terkena tinju dibagian muka oleh seorang penumpang yang emosi pada Rabu malam (30/8), sekitar pukul 10 di Shek Kip Me.

Berawal 2 pasutri menunggu lama kedatangan bus KMB 86C jurusan Lee On - Ma On San di bagian buntut halte, yang kemudian tibalah bus tersebut. Namun bus tidak berhenti dan kedua pasutri berlari mengejar sambil menggedor bus samping belakang. 

Dari saksi di lokasi mengatakan, kemungkinan bus tidak bisa berhenti tepat di tempat mereka berdiri, karena sebuah mobil pribadi berwarna hitam sedang parkir. Sang sopir menghentikan bus di depan mobil pribadi yang tengah parkir dan membuka pintu untuk keduanya, Appledaily melaporkan.

Dan terjadi adu mulut antara penumpang laki-laki bermarga Chan (54) tersebut dengan sopir bus wanita, sehingga memancing emosi. Chan melemparkan satu pukulan ke muka sopir, dan kemudian berusaha kabur. 

Melihat kejadian ini, penumpang lain bekerjasama menahan Chan yang berusaha kabur dan memanggil polisi. Chan semakin emosi, iapun memukul penumpang lain yang bekerjasama menahannya kabur. Seorang penumpang bermarga Wong (19) mengalami luka ringan akibat pukulan tersebut.

Chan di tahan oleh Polisi untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan sopir Bus bermarga Zhu (55)  dan penumpang lain yang terluka bermarga Wong di  larikan ke rumah sakit untuk perawatan. [Red/KBMI]

Pipa Air Bersih Pecah, Air Menyebur Membanjiri Ngau Tau Kok Road

8:39:00 pm Add Comment

Karya-bmi.com -- Sebuah pipa air bawah tanah pecah dan meluapkan air yang membentuk sebuah sungai di sepanjang jalan raya, di Amoy Garden, 77 Ngau Tau Kok Road.

Insiden terjadi pada Selasa (29/8), pukul 1 siang dimana air menyembur berwarna kuning dan bercampur dengan pasir. Hal ini menyebabkan kemacetan di Ngau Tau Kok Road menuju arah Kwun Tong dan jalan di tutup sementara.

Polisi menndapat laporan segera tiba ke lokasi dan menghubungi departemen terkait untuk segera memperbaiki saluran air tersebut.

Seorang juru bicaara Departemen persediaan air menerangkan bahwa, pipa air bersih berdiameter 150 mm mengalami kerusakan dan dalam prose perbaikan, di perkirakan akan kembali normal Rabu pagi.

Sementara tidak ada air bersih untuk gedung di sekitar 53-55 Ngau Tau Kok. Dan bagi masyarakat telah di sediakan pasokan air di wilayah yang sudah di tentukan.


Seorang Pria Hong Kong Mebawa Sajam di Tangkap, Dicurigai Terlibat ISIS

8:01:00 am Add Comment

Karya-BMI.com -- Pada hari Selasa (29/8), polisi menerima laporan bahwa ada seorang pria membawa senjata api masuk ke dalam gedung perpustakaan Yuen Chau Kok, Sha Tin. Diketahui, pria itu bermarga Ma (26) dan menderita penyakit autis, pengangguran, dan tinggal sendirian di Sha Tin. Menurut penuturan tetangganya, Ma drop out dari sekolah dan kecanduan bermain mesin. Ayahnya telah meninggal tiga tahun yang lalu, sementara ibunya pindah rumah dan sesekali mengunjungi Ma.

Pada pukul 9 pagi, Ma yang memakai kacamata hitam, topi, jaket beige, kaos hitam dan celana pendek, membawa sebuah tas ransel hitam memasuki sebuah perpustakaan di Sha Tin. Tiba-tiba dia mengeluarkan sebuah senapan dari dalam tasnya, lalu  mondar mandir di dalam gedung di lantai tiga sambil memanggul senapan. Beberapa pengunjung yang melihat hal itu merasa kaget dan ketakutan. Mereka lalu memberitahu staff library dan menelpon polisi, seperti dilansir hk.on.cc.


Polisi segera mengerahkan beberapa anggota yang dilengkapi dengan helm anti peluru dan perisai untuk datang ke lokasi. Ma segera memasukkan senapannya ke dalam tas ransel. lalu mengeluarkan pisau, beberapa silet dan sebuah map MTR yang memiliki tanda lingkaran pada beberapa tempat. Petugas akhirnya mengkonfirmasi bahwa senapan yang dibawa Ma adalah senapan mainan. Saat  memeriksa handphone dan komputer di perpustakaan itu, polisi dikejutkan dengan ditemukannya website tentang ISIS di dalamnya. Mereka lalu menghubungi keluarga Ma. Menurut ibu Ma, putranya menderita sebuah penyakit. Polisi untuk sementara menahan Ma dengan tuduhan kepemilikan senjata tajam. Kasus ini sedang ditangani oleh Distric Crime Squad, New Teritories.

Seorang juru bicara LCSD mengatakan salah seorang staff perpustakaan melihat Ma sedang menggunakan komputer dan meletakkan senapannya di atas meja. Dia lalu memberitahu staf yang lain. Lantai tiga perpustakaan segera ditutup selama satu jam untuk proses investigasi. [Red/KBMI]

Seorang Wanita tertabrak Van Saat Menyebrang di Tsuen Wan

10:18:00 pm Add Comment

Karya-bmi.com -- Terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas, pada hari Selasa sekitar pukul 8 pagi (29/8) di Tsuen Wan. 

Seorang wanita yang sedang menyebrang tertabrak Van di persimpangan jalan Chuen Long Street dan Ho Pui Street. Korban roboh di jalan dan mengalami luka pada kaki serta tangan. Tim Medis tiba di lokasi yang kemudian korban di larikan ke rumah sakit menggunakan ambulan.

Sopir Van menjalani pemeriksaan dan tes nafas anti alkohol. Penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Nekad Hiking Saat Topan Pakhar Melanda, 2 Warga Cina Terjebak di Fei Ngo Shan

11:59:00 pm Add Comment

Karya-BMI.com -- Dalam waktu 5 hari terakhir, Hong Kong telah dilanda topan dua kali. Dua orang warga Guangdong- Cina, yaitu Li (30) dan Chen ( 47) nekat hiking ke Fei Ngo Shan/ Kowloon Peak pada Sabtu sore meski badan Observatory telah mengeluarkan peringatan akan datangnya angin topan.  Pada pukul 2 sore, mereka berangkat mendaki gunung. Sekitar pukul 4 sore, mereka berangkat  turun gunung, namun tersesat di jalan. Chen terpeleset dan jatuh ke bawah tebing sehingga menderita luka luka di kepala  dan kaki. Dia terjebak di atas tebing yang terjal. Sementara itu  angin berhembus semakin kencang. Li akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan kepada polisi.

Pada pukul 7:43 malam, polisi menerima laporan. Sebanyak 160 personil petugas pemadam kebakaran dikerahkan dalam pencarian. Namun karena cuaca yang begitu buruk, dan juga kondisi Chen yang terluka dan tidak bisa berjalan, mereka memerlukan waktu hampir 24 jam untuk membawa korban turun dari gunung.

Proses evakuasi ini memicu kecaman mengenai besarnya biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah hanya untuk menyelamatkan mereka yang nekat hiking dalam kondisi cuaca yang buruk. Diperkirakan biaya yang dikeluarkan senilai HK$ 344.000 dengan rincian pemberangkatan 160 personel selama 10 jam dengan estimasi charge per jam nya HK$ 215 setiap orang.

"Hujan sangat lebat hingga air yang mengalir seperti air terjun, 4 orang petugas membuat tenda menggunakan jas hujan mereka untuk melindungi korban . Cuaca sangat buruk hingga tidak memungkinkan petugas untuk mengirimkan helikopter" kata salah seorang petugas.

Li dan Chen dibawa ke rumah sakit pada Minggu sore dan diperbolehkan pulang pada Senin sore. Keduanya mendapat kritikan pedas oleh netizen sehubungan dengan kejadian ini, di lansir dari Apple daily. [Red/KBMI]

Sebanyak 3000 Calon Tenaga Kerja Indonesia Telah Dipersiapkan Sebagai Perawat Lansia di Hong Kong

10:51:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Sebanyak 3000 orang Calon TenagaKkerja Indonesia telah dididik untuk merawat para lansia. Mereka rencananya akan dipekerjakan di Hong Kong tahun mendatang.

Kepala Asosiasi TKI Hong Kong, Leung Hing Ki mengatakan bahwa agensinya telah membuka beberapa tempat training centre di Indonesia terkait dengan pendidikan cara merawat lansia ini, seperti dilaporkan Sing Tao Daily.

Para peserta akan dididik selama kurang lebih tiga bulan yang meliputi bagaimana cara menggunakan kursi roda, cara membantu para lansia bangun dari tempat tidurnya, mandi dan pendampingan saat mereka pergi ke kamar mandi. Para peserta juga akan langsung praktek di tempat tempat panti jompo untuk lebih memahami tentang kehidupan mereka.

Leung mengharapkan sebanyak 2000 atau 3000 orang CTKI bisa didatangkan dalam kurun waktu setahun dengan gaji sekitar HK$ 6000 ( US$ 766) per bulan. Saat ini, gaji standar pekerja sektor rumah tangga di Hong Kong adalah HK$ 4310 per bulan.

Sementara itu, menurut kepala Hong Kong employment Agency, Cheung Kit Man, para lulusan dari 20 sekolah keperawatan di Filipina akan datang ke Hong Kong sebagai perawat lansia dengan gaji minimal HK$ 5000. Pekerjaan utama mereka adalah merawat para orang tua, namun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pekerjaan lain seperti memasak dan bersih-bersih.

Agensi milik Cheung ini sudah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Filipina awal tahun ini. Pengiriman calon pekerja gelombang pertama akan dimulai bulan Februari  tahun depan. [Red/KBMI]




Seorang Pria Status Paperan, Ngamuk Membawa Pisau di Jalan

8:49:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Pada pukul 3 sore hari Sabtu (19/8) di Temple Street Jordan, seorang pria berkebangsaan Afrika-Amerika berusia sekitar 32 tahun, tampak memegang sebuah pisau sambil berteriak-teriak. Dalam suasana jalanan yang ramai, di dekat Ningbo Street terdengar suara polisi berkata pada pria itu  untuk meletakkan pisaunya. Sementara pria  itu terlihat seperti kesetanan mengayunkan pisaunya ke kanan dan ke kiri.

Beberapa anggota polisi dan tim emergency dengan dilengkapi perisai dan pistol tampak berkonfrontasi untuk membujuknya. Para pejalan kaki yang lalu lalang bergerombol untuk menyaksikan kejadian itu. Polisi terus memberikan peringatan verbal namun tidak digubris sama sekali. Polisi kemudian menyemprotkan bubuk merica untuk melumpuhkan pria itu.


Menurut hasil investigasi, pria pemegang pisau itu adalah seorang warga Somalia Afrika yang tinggal di Hong Kong sebagai paperan. Sebelumnya insiden terjadi, dia pergi ke sebuah tempat prostitusi di Temple Street. Ketika salah seorang penghuni tempat hiburan bernama Feng menanyakan uang kepadanya, dia menjawab bahwa tidak memiliki uang. Keduanya lalu terlibat percekcokan. Pria itu kemudian berlari ke dapur dan mengambil sebuah pisau. Melihat hal itu, Feng kemudian berlari keluar yang terus diikuti oleh pria itu. Pada saat itu seorang laki-laki Pakistan  sedang melintas, akibatnya mereka bertabrakan. Baik Feng maupun pria pakistan itu keduanya terluka dan dibawa ke rumah sakit. Pria pakistan itu berusia sekitar 33 tahun dan juga bersetatus paperan.

Polisi berhasil menangkap pria pemegang pisau itu yang kemudian di tahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Diduga Terlibat Human Traficking, Majikan PRT Filipina yang Meninggal di Shenzhen Ditahan Polisi

8:53:00 pm 2 Comments

Karya-BMI.com--Majikan dari seorang PRT Filipina yang meninggal jatuh dari gedung apartemen di Shenzhen , ditangkap polisi pada hari Kamis (17/8) dengan tuduhan terlibat konspirasi dan penipuan.

Mereka kemudian dibebaskan dengan jaminan dan harus kembali melapor pada pertengahan September. Majikan laki-laki yang mermarga Gu (47) dan istrinya yang bermarga Liu (32), keduanya merupakan residen Hong Kong, ditahan kepolisian Wan Chai.

"Mereka diduga telah membuat pernyataan palsu kepada Imigrasi dengan mengklaim bahwa PRT mereka hanya dipekerjakan di Hong Kong" kata juru bicara kepolisian.

Loraine Asuncion (28), jatuh pada tanggal 24 Juli setelah dia dikirim oleh majikannya ke Shenzhen untuk bekerja pada saudaranya. Departemen Imigrasi menyebut kematian Loaraine pada polisi sebagai "kasus perdagangan manusia".(red/KBMI)

Seorang Pelatih Fitness Jatuh Hingga Meninggal Saat Melakukan Sesi Pemotretan di Atas Gedung

8:51:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Seorang pria Hong Kong berusai 25 tahun meninggal setelah jatuh dari skycraper Central saat melakukan pengambilan gambar.

Insiden ini terjadi pada hari Kamis (17/8) pukul 9 pagi. Pria bermarga Kong (yang berprofesi sebagai trainer fitness) , sedang memotret dua orang model di teras  lantai 12, Li Yuen Street East no.9, Central.  Dia terjatuh hingga tak sadarkan diri di lantai 4 dan dinyatakan meninggal di lokasi.

Hasil investigasi kepolisian tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan terkait kematian Kong. Seperti dilansir Apple Daily, Kong diduga memanjat pagar yang sempit untuk mengambil gambar. Dia kemudian hilang keseimbangan dan jatuh.

Kong, yang pernah bersekolah di South Island School Hong Kong  sebelum meneruskan kuliah di UK, telah bekerja sebagai fitness trainer selama 4 tahun. Dia telah memenangkan beberapa penghargaan dalam kompetisi bodybuilding, termasuk sebagai juara Mr. Olympia Amateur Hong Kong, dan yang terbaru adalah di Macau Global  Classic Invitational pada hari Selasa. [Red/KBMI]


Seorang Pria Tewas Setelah Menghirup Asap Saat Kebakaran, di Kowloon Bay

8:19:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Telah terjadi kebakaran pada hari Rabu pukul 7 malam ( 16/8) di Kowloon Bay Village House. Api berkobar pada sebuah apartemen di lantai 27. Warga yang melihat segera melapor ke polisi. Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi. Sebanyak 100 orang penghuni apartemen dievakuasi. Petugas segera menuju ke lantai 27 untuk memadamkan api. Mereka menemukan seorang lelaki penghuni rumah itu dalam keadaan koma setelah mengirup terlalu banyak asap. Korban segera dibawa ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal, seperti dilaporkan Apple Daily.


Seorang saksi mengatakan bahwa selama kebakaran, dia mendengar suara ledakan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran tersebut. [Red/KBMI]

Sebanyak 6 Green Minibus Terbakar Di Tempat Parkir

2:28:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com--Sebanyak 6 green minibus  terbakar saat diparkir di tempat parkir terbuka di daerah Tai Hang Village, Tai Po. Tempat parkir  seluas 50 meter x 20 meter itu  tidak ada CCTV ataupun penjaga keamanan di sana.

Pada hari Rabu (16/8) pukul 2 dinihari , penduduk setempat melihat api berkobar dan suara suara ledakan. Mereka segera menelpon polisi. Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi untuk memadamkan api. Namun karena minimnya persediaan air di sekitarnya, petugas terpaksa menyeret pipa sepanjang 200 meter yang menghambat proses pemadaman. Sekitar 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan, namun 6 buah minibus sudah habis terbakar.

Petugas menggunakan sebuah alat untuk mendeteksi penyebab kebakaran. Mereka menemukan fakta bahwa terdapat sisa-sisa cairan yang mudah terbakar di bekas pusat kobaran api. Penyebaran api juga begitu cepat dan tidak umum . Kebakaran itu dinilai sangat mencurigakan. Kasus ini diduga sebagai tindak pembakaran secara sengaja oleh pihak tertentu. Kepolisian wilayah Tai Po segera menangani kasus ini, seperti dilaporkan hk.on.cc.



Pada pukul 9 pagi, kepala penanggung jawab siupa bermarga Hung tiba di lokasi untuk memberikan keterangan. Menurutnya minibus 65A itu telah beroperasi dengan rute dari Shatin City Center ke Wong Tau To selama beberapa dekade dan dipimpin oleh ayah Hung hingga tahun lalu. Berhubung bisnisnya semakin maju, Hung menyewa lebih dari 20 tempat parkir di area itu. Belum lama ini , beberapa dari minibus itu telah di upgrade menjadi 19 kapasitas tempat duduk dan penyemprotan warna merah pada atapnya. Tarif sewa untuk siupa itu adalah   HK$ 700 per hari.

Dari keenam siupa yang terbakar itu, total kerugian mencapai HK$ 1,5 juta. Tidak ada tanda-tanda pemcongkelan dan perusakan  kunci halaman tempat parkir itu . Pelaku pembakaran  diperkirakan naik melalui pagar. Hung mengaku tidak memiliki mush atau masalah dengan orang lain .ia tidak tahu samasekali motif dari pelaku.(red/KBMI)

Viral: Video Rasis Perempuan Cina Terhadap PRT Filipina Di Dalam Bus

10:01:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Baru-baru ini pengguna media sosial facebook di Hong Kong dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diunggah oleh akun Angela Sentillas Pasco. Video berdurasi sekitar 3 menit itu diunggah pada Minggu pagi. 

Dalam caption nya Pasco menuliskan bahwa dia tengah naik bus di daerah Kwai Chung dan duduk di samping seorang wanita Cina. Pasco mengatakan bahwa wanita Cina itu marah-marah padanya dan mengatakan Pasco terlalu "gemuk" dan menyuruh Pasco turun dari bus.

Pasco mulai merekam kejadian itu dengan I phonenya. Tampak wanita Cina itu berteriak teriak menggunakan bahasa Kantonis yang kasar. Wanita itu berkata bahwa Pasco hanya bisa bertani dan overstay. Polisi akan menangkap Pasco. Dia juga berkali kali berkata bahwa ini adalah negara Hong Kong, Pasco bukan orang Hong Kong dan menyuruhnya keluar dari bis. Yang lebih menggelikan, wanita Cina itu menuduh Pasco hampir saja memecahkan handphonenya. Dia kemudian mengatakan  I phone Pasco sudah ketinggalan jaman, kalah  dengan Handphone Samsung miliknya. Pasco yang tidak mengerti bahasa Kantonis itu tampak tenang sambil  sesekali mengatakan "English Please".


Wanita Cina itu mulai diam setelah penumpang lain yang juga berbahasa Kantonis  menyerang kata-katanya.

Hingga saat ini, video itu sudah dishare oleh seribu lebih pengguna facebook. Banyak yang memuji kesabaran Pasco dan mengecam wanita Cina yang rasis dan tidak sopan itu. [Red/KBMI)

Tas Berisi Cash HK$ 400.000 Raib, Diduga Pencuri Warga Pakistan

10:59:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Pada  hari Minggu ( 13/7) pukul 5 sore, polisi Hong Kong menerima laporan dari seorang laki laki bermarga Chou (62) yang mengatakan bahwa, seorang wanita telah kehilangan tas di dalam sebuah toko di daerah Tai Po. Di dalamnya terdapat uang cash HK$ 400.000 dan beberapa kartu kredit.

Polisi segera datang ke lokasi dan melakukan investigasi. Menurut penelusuran, pencuri adalah seorang pria non-Cina berusia sekitar 40 tahun, tinggi 1,7 meter, rambut pendek, badan kurus, dan mengenakan kemeja warna merah.

Di dekat toko ada sebuah garasi yang terpasang CCTV. Di dalamnya terekam si pencuri seorang warga  dari Asia Selatan yaitu Pakistan. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan investigasi lebih lanjut dan belum ada informasi perkembangan.




3 Jam Nego, Seorang Remaja Mencoba Bunuh Diri Berhasil Di Selamatkan

10:48:00 pm 1 Comment

Karya-bmi.com -- Pada pukul 9:19 pagi, Selasa (14/8) di 26 Cheung Sha Wan Road Sham Shui Po, seorang remaja laki-laki mencoba bunuh diri dengan memanjat jemuran di luar jendela. Remaja itu bermarga Tan (19), yang hanya mengenakan  celana pendek warna putih, kaos pendek putih dan kaos kaki pendek warna hitam, berdiri di luar jendela dan hanya berpegangan pada bambu jemuran yang posisinya sangat membahayakan. Ayahnya yang megetahui sangat terkejut dan segera meminta bantuan.

Polisi dan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Mereka mencoba melakukan negosiasi dengan bahasa lembut agar remaja itu kembali ke posisi aman dan mengurungkan niatnya. Namun ia sangat alot dan tidak menghiraukan segala bujukan. Negosiasi berjalan sekitar 3 jam, pada pukul 12, Tim Penerjun payung berhasil menyelamatkan remaja itu dengan memanjat dan  menariknya ke tempat aman seperti di lansir Oriental Daily.

Remaja itu akhirnya di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Polisi tidak menemukan catatan tentang perihal bunuh ini namun di yakini, insiden ini merupakan usaha bunuhh diri. Dimana di ketahui juga, Tan merupakan telah lulus sekolah dan sekarang menganggur.

Seorang Wanita Hong Kong Meninggal Saat Hiking di Kai Kung Leng

2:29:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Seorang wanita Hong Kong bermarga Chan (46), jatuh pingsan dan meninggal  pada hari Minggu ketika hiking bersama keenam temannya di Yuen Long. Saat itu cuaca sangat panas.

Wanita itu roboh  sekitar pukul 2 siang di Kai Kung Leng dan kemudian tak sadarkan diri. Teman-temannya segera meminta bantuan kepada polisi. Chan dibawa ke rumah sakit Pok Oi dengan ambulan. Namun kemudian dia dinyatakan meninggal.

Setelah melalui investigasi, polisi mengatakan bahwa penyebab kematian wanita itu adalah karena dehidrasi atau bisa juga penyakit yang tersembunyi.

Badan Observatory telah mengeluarkan tanda cuaca  "very hot" pada pukul 6:45 Minggu pagi. Suhu di Yuen Long mencapai 34 derajat Celsius pada sore hari.

Chan adalah orang kedua yang meninggal saat hiking dalam kurun waktu 2 minggu terakhir.

Pada tanggal 2 Agustus, seorang lelaki Hong Kong berusia 67 tahun, merasa pusing setelah selesai hiking di daerah Tai Lam Country Park, Tuen Mun. Dia pingsan di sebuah klinik, dan kemudian dibawa ke rumah sakit, namun Ia dinyatakan meninggal di sana. (red/KBMI).


Kasus Kematian PRT Filipina Di Shenzhen, Termasuk Human Traficking

6:15:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Kepolisian Hong Kong dan City's Labour Departemen masih melakukan investigasi atas meninggalnya seoarang pekerja Filipina, Lorain Asuncion (28) yang terjun dari apartemen majikannya di Shenzhen, Cina Daratan bulan lalu.

Departemen keimigrasian mengatakan bahwa kasus ini adalah termasuk human traficking. Menurut laporan dari South China Morning Post, almarhumah bekerja pada majikan warga Hong Kong pada bulan Oktober tahun lalu. Sejak saat itu, dia telah diajak ke Cina untuk bekerja di sana selama empat kali.

Pada tanggal 25 Juli, sebuah agen tenaga kerja di Hong Kong mengabari keluarga Lorain bahwa dia telah terjun dari lantai tujuh sebuah apartemen di Shenzhen.

Akan tetapi, kakak perempuan dan bibi almarhumah (yang sekarang tengah berada di Hong Kong untuk mencari keadilan dan menuntut kompensasi), mengatakan bahwa kematian saudaranya itu sangat mencurigakan.

Lorain pernah bercerita bahwa dia  merasa takut bekerja di Cina karena kendala bahasa dan akses internet. Dia juga baru-baru ini terlibat perselisihan dengan majikannya masalah hak libur dan jam istirahat. Keluarga almarhumah juga mengatakan bahwa selama ini dia tidak menderita depresi ataupun gangguan kejiwaan.

Menurut Labour Departement, jika majikan membuat pernyataan palsu kepada Imigrasi, mereka bisa dikenakan  denda maksimal HK$ 150.000 dan penjara 14 tahun. [Red/KBMI].


Seorang Wanita Tua tertabrak Mini Bus Masuk ke Kolong, Alami Luka Ringan

11:13:00 pm 1 Comment

Karya-bmi.com -- Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Kwun Tong, pada pukul 12 siang (14/7). Mini bus yang sedang melaju dari Kwun Tong menuju Tsuen Wan, ketika meninggalkan halte di Yee On Street menabarak seorang wanita tua bermarga Ko (72), yang sedang menyebrang jalan dan kemudian masuk kedalam rongga bawah/kolong mobil.

Sopir minibus bermarga Chan (50), mengetahui telah menabrak, kemudian meminta bantuan polisi. Dalam waktu singkat polisi dan ambulan tiba di lokasi.

Tim pemadam kebakaran menggunakan bantalan udara dan mengangkat mobil dalam usaha menarik keluar wanita itu dari kolong minibus. Ia mengalami luka di bagian tangan dan kaki dan di bawa ke rumah sakit menggunakan ambulan dalam keadaan sadar dan stabil, Oriental daily melaporkan.

Polisi menagkap sopir minibus karena mengendarai yang menyebabkan hal yang membahayakan orang lain setelah melakukan tes bebas alkohol.

Dari keterangan seorang saksi mengatakan bahwa, ia melihat wanita tua itu dan mencoba berteriak memberi tahu "awas ada mobil, jangan menyebrang", namun bersamaan itu juga nenek tertabrak minibus. 

Akibat kejadian ini, Yee On Street ke arah Hong Ning Road di dekat Tung Ming St sebagian di tutup dan menyebabkan kemacetan.






Sopir Truck Pusing Senggol Bus KMB 98D, Sopir Berubah Manusia Tanah

9:33:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Pada pukul 2:20 siang, Sabtu (12/8), sebuah truk bermuatan tanah menyenggol Bus KMB yang mengakibatkan kerusakan parah pada truck itu sendiri dan Bus KMB.

Truck pengangkut tanah yang di kendarai oleh sopir bermarga Wong (53) sedang melaju di Kai Fuk Road Kowloon Bay di jalur lambat menuju Kwun Tong. Ketika mendekati Kowloon Bay Trade and Exhibition Center sang sopir merasa tidak nyaman dan pusing sehingga mengalami kegagalan dalam mengontrol laju truck. Truck menyenggol dan menabrak bagian kanan tubuh Bus 98 D yang berada di halte bus Kai Fuk Road. 

Sebagian besar muatan truck yang berupa tanah lumpur, tumpah di jalan dan mengenai bagian dalam tempat duduk Bus. Dalam peristiwa ini ada 4 penumpang Bus yang terluka dan kemudian dibawa kerumah sakit menggunakan ambulan. Semua korban hanya mengalami luka ringan.

Sopir Bus KMB lolos dalam tes nafas anti alkohol yang kemudian di periksa oleh polisi.


Menurut pengakuan sopir truck yang berubah menjadi manusia tanah, dia memilik riwayat sakit di bagian kepala, dan harus minum obat rutin setiap hari untuk meringankan sakitnya. Ia mengaku bekerja di profesinya ini hampir 20 tahun, dan pada kejadian hari ini adalah yang ketiga kalinya mengangkut tanah. Karena tiba-tiba pusing  sehingga kurang konsentrasi akhirnya lepas kontrol dan menyebabkan kecelakaan, terangnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan motif terjadinya kecelakaan ini. [Red/KBMI]




Perampokan di 7-11 Tin Shui Wai, Polisi Masih Mengejar Pelaku

6:27:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Telah terjadi perampokan pada hari Jumat (11/8) di Tin Shui Wai.  Pada pukul 5 dini hari, seorang lelaki memakai masker masuk ke sebuah toko 7-11 yang berada di area bawah tanah Shopping Mall. Lelaki itu menodongkan pistol pada pelayan minimarket bermarga Deng (28), dan memaksanya untuk membuka kotak cash register.


Perampok itu kabur dengan membawa uang senilai HK$ 2.000 dan makanan senilai HK$ 200. Polisi segera tiba di lokasi dan melakukan investigasi. Menurut hasil rekaman CCTV, pelaku seorang lelaki berusia sekitar 30-40 tahun, perawakan sedang, memakai kaos berwarna terang dan celana panjang warna gelap, memakai masker dan membawa sebuah tas. Kepolisian  wilayah Yuen Long  telah menangani  kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan. [Red/KBMI]

Viral Postingan Majikan Tuai Kecaman, Tak Ijinkan Pekerjanya Menggunakan AC

6:19:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Seorang majikan bermarga Wong menghadapi kritikan pedas di media sosial oleh masyarakat Hong Kong setelah  dia  mematikan AC di ruang pekerjanya pada malam hari. Wong berdalih bahwa  pekerja itu   tidak meminta ijin dulu untuk menyalakan AC kepadanya.

Wong memposting sebuah status di grup facebook bernama "Hong Kong Employers of Foreign Domestic Workers Mutual Help Association" bahwa saat itu dia terjaga pada jam 1 malam dan menemukan AC di kamar pekerjanya dalam keadaan menyala. Wong kemudian mematikan AC itu dan membuka pintu kamar sebagai ventilasi. Pada pukul 4 pagi Wong kembali terjaga untuk ke toilet dan mendapati pintu kamar pekerjanya telah tertutup dan AC dalam kamar itu telah dihidupkan kembali.

Wong menyatakan bahwa dia sangat marah. Dia mengatakan bahwa selama musim panas ini pekerjanya tidak pernah menyalakan AC, bahkan pada saat menjelang typhoon. Wong juga menambahkan bahwa selama ini pekerjanya selalu minta ijin dulu sebelum menyalakan AC.

Di dalam grup itu Wong menjelaskan bahwa sebenarnya dia akan mengijinkan pekerjanya menyalakan AC setelah habis masa percobaan  3 bulan. Namun kini ia bermaksud melepas soketnya dan mengunci tombol AC. Wong menilai pekerjanya itu sangat berani kepadanya. Ia kemudian menayakan kepada angggota grup facebook apakah mereka mengijinkan pekerjanya untuk menggunakan AC.

Wong kemudian mendapat kritikan pedas dari sesama majikan. Mereka menilai Wong terlalu keras, kejam dan pelit.

Beberapa orang mengatakan bahwa majikan tidak boleh memperlakukan pekerjanya seperti budak. Wong mengaku bahwa selama ini dia telah berbaik hati terhadap pekerjanya dengan memberi dia sebuah kamar dengan double bed, 5 jendela dan sebuah kipas angin.

Netizen menantang Wong untuk tidur dalam kamar itu tanpa AC jika memang hal itu tidak bermasalah. Beberapa orang juga menilai bahwa Wong tengah mencari masalah sendiri karena jika pekerjanya tidak bisa tidur nyenyak pada malam hari, maka dia tidak bisa bekerja secara maksimal.

Ketua  Hong Kong Employers of Overseas Domestic Helpers Association, Betty Yung, mengatakan bahwa majikan seharusnya lebih memperhatikan pekerja mereka, bukan malah bersikap keras terhadap mereka. [Red/KBMI]

Guru Les Sering Curi Uang Muridnya, Dijatuhi Hukuman 30 Bulan Penjara

Guru Les Sering Curi Uang Muridnya, Dijatuhi Hukuman 30 Bulan Penjara

7:08:00 am 1 Comment
In 2012, the defendant was sent to Castle Peak Hospital. Photo: Google Maps

Karya-BMI.com -- Seorang wanita Hong Kong yang berprofesi sebagai tutor kursus dijatuhi hukuman penjara 30 bulan oleh Pengadilan Tinggi Wan Chai pada hari Selasa (7/8) setelah terbukti bersalah telah mencuri uang dari keluarga murid-murid yang diajarnya.

Lau Ching Yee (30) , dikenai empat tuduhan kasus pencurian dan  tiga tuduhan penggelapan barang-barang properti dengan penipuan. Lau dituduh telah mencuri uang sebesar HK$ 9.000 dari rumah muridnya, dan benda benda berharga senilai HK$ 8.000 dan uang cash dari dua rumah muridnya pada bulan Desember 2015.

Dia jug amencuri informasi data  siswa dari pusat tutorial sejak akhir 2015.

Lau meminta keringanan hukuman pada hari Selasa dengan dalih bahwa dia sedang mendapat tekanan besar untuk menghidupi keluarganya. Pada tahun 2010 dia harus membantu membayar hutang adiknya yang membuat dia kehilanagan pekerjaannya sebagai guru SD. Dia memcari kerja part time, termasuk sebagai kasir supermarket dengan jam kerja 17 jam per hari.

Pada tahun 2012 dia gagal mendapatkan pekerjaan sebagai pengajar karena telah berbohong bahwa dulu pernah mengajar di sekolah terkenal. Dia mencoba bunuh diri, namun berhasil digagalkan dan dibawa ke rumah sakit kejiwaan. Lau didiagnosis menderita gangguan obsesif kompulsif .

Wakil Hakim, Ernest Lin mengatakan pengadilan tidak lagi menaruh simpati terhadap Lau yang merupakan seorang penipu patologis dan selalu merencanakan kejahatannya secara hati-hati.

Lin mengatakan, banyak orang yang tertekan dengan masalah keluarganya, akan tetapi hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk melanggar hak-hak orang lain dan melakukan kejahatan. Hakim juga mengatakan bahwa laporan dari rumah sakit mengenai gangguan kejiwaan terhadap Lau tidak ada kaitannya dengan kejahatan yang dilakukannya, seperti dilaporkan apple Daily. [Red/KBMI]


BMI Singapura Di Tangkap Dan Di Penjara, Setelah Memposting Barang Curiannya Di Instagram

BMI Singapura Di Tangkap Dan Di Penjara, Setelah Memposting Barang Curiannya Di Instagram

11:50:00 am Add Comment
https://coconuts.co/wp-content/uploads/2017/03/justice-gavel.jpg

Karya-BMI.com -- Seorang Pekerja Migran Indonesia dijatuhi hukuman penjara 12 bulan pada hari Senin (7/8) setelah terbukti mencuri barang-barang bermerk milik majikannya di Singapura. Siti Nur Sopiyati (32) mengaku bersalah  setelah ditangkap karena  menggasak jam tangan wanita, merk Chopard seharga $ 35.000, tas kulit merk Celine seharga $ 7.500, dan dompet kulit merk Hermes seharga $ 10.000 dari majikannya , Lisa Lee (32).

Selain itu, Siti juga pernah menggasak T-Shirt majikan seharga $ 150 dan  cincin emas berlian senilai $ 1.800 di apartemen Nassim Hill pada bulan Januari tahun lalu. Siti telah bekerja pada Lee sejak tahun 2013, seperti dilansir dari Coconut.

Siti sedang membersihkan kamar tidur majikan, saat dia menjarah kelima barang mewah majikan senilai total  $54.450 dari lemari. Dia menyimpannya di dalam kamarnya, dan meminta bantuan temannya untuk mengirim barang-barang itu ke tanah air.

Suami Lee melapor kepada polisi setelah kehilangan barang-barang yang pertama kalinya. Dia mencurigai Siti dan pekerja Indonesia yang lain sebagai pencurinya, namun tidak menemukan bukti pada salah satu dari mereka. Karena tidak ingin memperpanjang kasus ini, Lee mengembalikan kedua pekerja itu ke agen. Oleh agen keduanya lantas dikembalikan ke Indonesia.

Namun, Siti kembali bekerja di Singapura pada bulan Mei dengan membawa barang-barang curiannya itu. Merasa sudah bebas dan tidak mungkin ada yang tahu, Siti memamerkan barang-barang itu di Instagram hanya 11 bulan setelah pencurian. Adik perempuan Lee melihat foto-foto itu dan segera memberitahu Lee, yang kemudian mereka segera melapor ke polisi. Kelima barang itu dapat kembali diamankan dari tangan Siti. [Rred/KBMI]





Seorang Pria Membawa Putrinya 2 Tahun, Bunuh Diri Terjun Dari Gedung Tinggi Makau

6:40:00 am Add Comment

Karya-BMI.com -- Seorang pria Hong Kong terjun dari apartemen tempat tinggalnya di Makau bersama puterinya yang baru berusia 2 tahun. Dia nekad bunuh diri setelah sebelumnya menyerang kekasihnya dengan pisau daging. Kepolisian Makau masih melakukan investigasi tentang peristiwa ini.

Lelaki bermarga Leung (34) itu tinggal bersama kekasihnya Wong (30) dan puteri kecilnya  di komplek mewah One Oasis, Coloane, Makau. Leung, yang baru saja mendapatkan pekerjaan di Hong Kong ini, kembali ke apartemen sekitar pukul 4 dini hari pada hari Minggu. Beberapa jam kemudian   pekerja mereka pergi keluar liburan. Leung dan Wong terlibat perselisihan hingga mengakibatkan penyerangan Leung terhadap Wong menggunakan pisau daging di tempat tidur mereka.

Wong yang menderita luka-luka ringan, segera lari ke lobby apartemen. Saat dia mencoba meminta bantuan, Leung terjun dari apartemennya  di lantai tujuh dengan membawa serta putrinya.

Petugas paramedis mengkonfirmasi bahwa Leung meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan puterinya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Wong yang menderita luka di punggung, leher dan tangan  dilaporkan dalam keadaan stabil. Sebuah pisau daging berlumur darah telah disita sebagai barang bukti, seperti dilaporkan Coconuts Hong Kong.

Menurut laporan, kedua pasangan itu sering terlibat perselisihan seputar hubungan mereka. Leung juga dikecam sebagai "orang yang rendah" karena selama ini dia hanyalah seorang pengangguran. Kedua pasangan (yang semuanya dalah warga Hong Kong ) ini telah menetap di Makau selama 2 tahun.(red/KBMI).

Wanita Muda Terjun Bunuh Diri Dari Gedung ICC lantai 102

4:40:00 pm 1 Comment

Karya-bmi.com -- Seorang Wanita bermarga Liu (29) tahun itu melompat bunuh diri dari lantai 102, sebuah lantai penyangga keadaan darurat saat kebakaran, dari Pusat Perdagangan Internasional (ICC) di Kowloon Barat pada hari Selasa (8/8).

Sekitar pukul 03.00 pagi, seorang sopir taksi memanggil polisi setelah dia melihat seorang wanita terbaring di jalan di luar ICC di 1 Austin Avenue, Tsim Sha Tsui, Appledaily melaporkan. Sopir awalnya mengira wanita itu terluka dalam kecelakaan lalu lintas dan tidak sadarkan diri.

Wanita itu dinyatakan meninggal saat tim medis tiba di TKP. Setelah diselidiki, polisi percaya bahwa wanita tersebut jatuh karena bunuh diri dari sebuah lantai tinggi ICC.

Sebelumnya wanita itu telah check in di sebuah kamar hotel di ICC sekitar tengah malam dan menggunakan kartu kamar untuk pergi ke lantai 102, menurut laporan sumber kepolisian. Dia melompat turun, menabrak jendela lantai bawah bangunan, dan kemudian jatuh ke tanah.

Motif bunuh diri, Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.

Gedung ICC Dikembangkan oleh Sung Hung Kai Properties dan selesai pada tahun 2011, ICC saat ini merupakan gedung tertinggi ke-11 di dunia, Oriental Daily melaporkan.

Ritz-Carlton Hotel terletak di antara lantai 103 dan 108. Ada sebuah observatorium yang disebut Sky100 di lantai 100 dan ada empat restoran high-end di lantai 101. [Red/KBMI]

Bus KMB 277 E Tabrak Bagian Belakang Bus Pariwisata, 12 Orang Terluka

6:08:00 am Add Comment

Karya-bmi.com -- Pada hari Senin pukul 2 siang (7/8), terjadi sebuah tabrakan antara bus pariwisata dan Bus KMB double deck di Tai Po.

KMB 277 E yang melakukan perjalanan dari Sheung Shui menuju ke Lam Tin dan memasuki Tolo Highway ke arah Kowloon mendekati kwong Fuk Estate menabrak bagian belakang bus pariwisata yang sedang melaju yang membawa touris dari Daratan Cina.

Peristiwa ini mengakibatkan 12 orang penumpang dari kedua bus terluka. Kerusakan parah di kedua bus, pada KMB kaca bagian depan retak seperti sarang laba-laba sedangkan bus pariwisata mengalami pesok di bagian belakang.

Tim pemadam kebakaran dan tim medis serta ambulan tiba di lokasi, dan menyatakan bahwa korban mengalami lukan ringan. Adapun korban 5 orang penumpang bus KMB usia 12-68 tahun dan 6 penumpang perempuan bus pariwisata usia 8-41 tahun serta 1 sopir bus KMB yang mengalami luka pada kaki dan tangan. Semua korban mendapatan pertolongan pertama yang kemudian di kirim ke rumah sakit dengan ambulan, Oriental Daily melaporkan.

Menurut kesaksian penumpang bermarga Ng, bahwa bus melaju tidak kencang namun jarak antara kedua bus sangat dekat. Saat bus pariwisata berjalan lebih lambat membuat Bus KMB mengalami kegagalan saat mengerem dan akhirnya menabrak bagian ekor bus pariwisata. [Hn,Fa]

2 BMI Malaysia Berhasil Kabur Dari Siksaan Majikan

6:56:00 pm Add Comment


Karya-BMI.com -- Dua orang BMI di Malaysia  berhasil  meloloskan diri  dari rumah majikannya pada hari Selasa (1/8) dan  meminta bantuan ke Community Policing Malaysia. Selanjutnya mereka mengajukan kasus yang dialaminya ke polisi setempat. Mereka mengaku telah disiksa secara kejam oleh majikannya selama beberapa tahun.

Korban, yang sekarang berusia 19 dan 22 tahun, datang ke Malaysia secara terpisah pada tahun 2013 dan 2015. Mereka dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga oleh seorang apoteker wanita melalui sebuah agen .

Selama bekerja di sana, paspor mereka ditahan oleh majikan. Mereka juga digaji lebih kecil dari perjanjian di kontrak kerja dengan segala macam alasan.

Keduanya juga mengatakan bahwa sering disiksa, dipukul dan bahkan di siram dengan air panas, walaupun mereka tidak melakukan kesalahan. Keduanya mengaku takut untuk melarikan diri setelah majikannya mengancam akan mencari keluarganya di Indonesia untuk di bunuh.Dia juga mengancam akan megirim keduanya ke Thailand untuk dijadikan pelacur.

Kantor polisi Brickfields Kuala Lumpur masih menunggu hasil pemeriksaan cedera yang dialami korban dari rumah sakit sebelum menangkap majikan itu. Sementara untuk saat ini, kedua korban berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. [Red/KBMI]


Pria India Mengaku Bersalah Setelah Menikam Leher dan Perut Mantan Kekasih Indonesianya

Pria India Mengaku Bersalah Setelah Menikam Leher dan Perut Mantan Kekasih Indonesianya

3:15:00 pm Add Comment
Pak Sha Tsuen in Yuen Long, in Hong Kong's New Territories. Photo: Google Maps

Karya-BMI.com -- Seorang pria India berusia 35 tahun, mengaku bersalah di pengadilan Tinggi Hong Kong pada hari Rabu (2/7). Dia dikenai  tuduhan dengan sengaja menyebabkan luka berat terhadap mantan kekasihnya yang merupakan seorang Warga Negara Indonesia.

Jatinder Singh datang ke Hong Kong pada tahun 2014. Merupakan seorang pemegang setatus paperan ketika dirinya ditahan polisi setelah menikam Syairoh (40), seorang WNI mantan pekerja rumah tangga di Hong Kong. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 8 Januari tahun lalu di daerah Pak Sha Tsuen, Yuen Long

Seperti dilansir Sing Tao Daily, keduanya menjadi sepasang kekasih pada tahun 2015. Hanya dalam waktu beberapa bulan, Syairoh memutuskan hubungan mereka setelah merasa tidak tahan dengan  sifat keras dan temperamental Singh. Akan tetapi Singh tidak bisa menerima keputusan itu. Dia terus mendekati Syairoh dan meminta untuk bersatu kembali.

Pada tanggal 7 Januari 2016, Singh mengikuti korban ke Yuen Long. Ketika korban melihat Singh yang terus mengikutinya, pria itu langsung menampar korban. Singh juga mengancam bahwa dia akan membunuh korban malam itu juga.

Pada tanggal 8 Januari 2016 di sore hari, Singh menyabet  tenggorokan Syairoh dan menikam dada serta perut korban dengan menggunakan pisau 7 inchi. Singh kemudian melarkan diri, Namun petugas berhasil menangkapnya pada hari itu juga.

Korban dikirim ke rumah sakit dan diijinkan pulang setelah dirawat inap selama 17 hari. Dia mengalami bekas luka sepanjang 15 cm di leher dan 12 cm di dada nya.

Hakim Susana Maria D'almada Remedios mengatakan bahwa ini merupakan sebuah kasus yang serius, dan ingin menjelaskan bahwa luka yang dialami korban telah mempengaruhi kemampuan berbicara dan menelan. Kini terdakwa masih ditahan. Pembacaan keputusan ditunda hingga 31 Agustus mendatang. [red/KBMI]

Terlibat Kasus Narkoba, 2 WNI Tertangkap Dalam Operasi Khusus Anti Narkoba Oleh Polisi Hong Kong

10:50:00 am Add Comment

Karya-BMI.com -- Kepolisian Hong Kong berhasil meringkus 6 orang dalam sebuah operasi khusus anti narkoba "Thunder 17" pada Selasa malam  di Tai Kok Tsui dan Yau Ma Tei. Mereka berhasil menyita narkoba senilai HK$ 605.400 (US$ 77.440).

Pada hari Selasa (1/8) pukul 7 malam, kepolisian di Distrik Yau Tsim menggerebeg sebuah apartemen di Woo Sung Street, Yau Ma Tei yang dicurigai sebagai sarang pengedar narkoba. Dalam penggerebegan itu mereka berhasil menangkap 4 orang yang terdiri dari seorang wanita  Indonesia pemegang Hong Kong ID yang  berusia 45 tahun, dua orang pria Bangladesh usia 29 tahun  dengan status paperan, dan seorang pria Hong Kong yang berusia 22 tahun, seperti dilaporkan Oriental Daily.

Polisi mengatakan, mereka menemukan 56 gram Methampethamine senilai HK$ 17.400 di dalam apartemen.

Pada pukul 9 malam, petugas mencegat seorang pria Hong Kong usia 44 tahun , di sebuah tangga sebuah perumahan di Larch Street, Tai Kok Tsui, Kowloon, dan berhasil menyita 67 gram  heroin.

Petugas kemudian meneruskan penggerebegan di apartemen dalam lokasi yang sama, yang kembali menemukan 746 gram  heroin senilai HK$ 588.000. Seorang wanita Indonesia usia 39 tahun pemegang izin tinggal sementara, ditangkap dengan dugaan melakukan perdagangan narkoba. [red/KBMI]


Seorang BMI Jalani Sidang, Curi Perhiasan Majikan untuk Digadaikan

6:48:00 pm Add Comment

Karya-BMI.com -- Seorang BMI Hong Kong yang berusia 31 tahun, menjalani sidang atas tuduhan pencurian di Pengadilan Magistrat Hong Kong pada hari Rabu (2/8). Dia didakwa telah mencuri perhiasan di rumah majikannya di Happy Valley.

Terdakwa, yang telah kehilangan pekerjaanya setelah penangkapan, diduga mencuri 18 buah perhiasan (4 buah kalung dan 14 cincin) seharga HK$ 749.000 (US$ 95.800) dari majikannya, Lau Ting Sing, yang merupakan seorang Milyader di Hong Kong. Kasus ini terjadi di sebuah apartemen Yun On Terrace,  Blue Pool Road dalam kurun waktu 15 April hingga 28 Juli tahun ini, seperti dilaporkan Apple Daily.

Polisi menemukan kembali  keempat belas perhiasan itu di tempat pegadaian beserta sembilan lembar surat gadai  atas nama dan nomor Hong Kong  ID terdakwa .

Hakim menunda sidang kasus ini. BMI tersebuat masih berada dalam tahanan. Sidang mengenai kasus ini akan dilanjutkan pada tanggal 30 Agustus mendatang. [Red/KBMI]


Seorang Pria Coba Bunuh Diri, Setelah Mengibas Leher Istri Dengan Kapak

3:28:00 pm 1 Comment

Karya-BMI.com -- Seorang pria Hong Kong bermarga Chan dilaporkan karena telah mengibas kepala istrinya dengan kapak pada hari Kamis (3/7) pagi. Dia kemudian naik keluar jendela  flat rumahnya di Tin Shui Wai.

Seperti dilansir Apple Daily, anak perempuan dari pasangan tersebut berusia 14 tahun, melaporkan peristiwa ini kepada polisi pada pukul 8 pagi. Polisi dan petugas pemadam kebakaran segera menuju ke lokasi, di Ching Hoi House, Tin Ching Estate. Mereka menemukan lelaki itu berada di tepi luar jendela.

Petugas pemadam kebakaran menyiapkan bantalan pengaman di bawah apartemen, sementara polisi berusaha bernegoisasi dengan pria tersebut. Anggota Satgas Khusus kepolisian menuju ke lantai atas dengan dilengkapi peralatan abseiling, berusaha membantu pria itu menuju ke tempat yang aman.

Istri dari pria itu bermarga Lee (42) dibawa ke rumah sakit dan dalam keadaan masih sadarkan diri. Akhirnya setelah negosiasi selama 5 jam, pada pukul 1 siang, pria itu dengan sendirinya pindah ketempat yang aman. Motif kasus ini masih dalam penyelidikan. [Red/KBMI]

BMI Di Paksa Keluar, Mobil Majikan Di Bawa Kabur Pencuri

12:46:00 pm Add Comment

Karya-BMI.com -- Dalam kurun waktu 11 hari, dilaporkan telah terjadi 2 kasus pencurian dan perampasan  mobil di Mong Kok. Kasus pertama yaitu terjadi pada tanggal 22 Juli di Mong Kok Road.  Sebuah mobil yang masih baru, dibawa kabur oleh kawanan bandit saat pemilik mobil itu turun sebentar untuk membeli koran. Padahal mobil diparkir hanya berjarak sekitar 400 meter dari pemiliknya.

Sedangkan yang kedua,  terjadi pada tanggal 1 Agustus di sekitar Reclamation Street, Mong Kok. Pencuri membawa kabur sebuah mobil milik perusahaan  pemain senior Opera Kanton, Cheung Po Wah dan Chan Lai-Kwan (51), direktur Love and Faith Cantonese Opera laboratory. Mereka merasa terkejut dan tidak pernah menyangka bahwa perampasan mobil itu terjadi di siang bolong.

Pada hari Selasa (1/8) sekitar pukul 8 pagi, Chan  mengendarai mobil Toyota NOAH bersama Cheung dan pekerjanya seorang BMI pemilik akun Facebook Inayati Aena dari Yuen Long menuju Mong Kok untuk mengantarkan kedua anaknya sekolahMobil bernopol KW 2282 itu dibeli pada bulan Juli 2015 seharga HK$ 340.000 (US$ 43.500).

Pada hari itu, mobil diparkir di loading area, Shanghai Street. Seperti biasanya, mereka meninggalkan Inayati untuk mengawasi mobilnya.

Chan dan Cheung turun dari mobil untuk mengantar anak-anak ke dalam kelas di lantai 3. Mengingat suasana di tempat parkir yang sangat panas, mereka bermaksud hanya meninggalkan mobil sebentar lalu kembali lagi, sehingga tidak mengunci mobilnya.

Berselang 5 menit, Inayati menelpon Chan untuk meminta bantuan. Chan tidak mengerti apa maksud perkataan BMI itu, sehingga hal pertama yang dilakukannya adalah segera berlari turun. Namun saat dia sampai di tempat parkir, mobilnya telah lenyap dibawa kabur pencuri. Dia segera menghubungi polisi.

Menurut keterangan, pencuri berusia sekitar 30 tahun, warga negara Cina, tinggi badan 165 cm, rambut hitam pendek, memakai kemeja lengan pendek warna abu-abu. Pencuri menyamar sebagai petugas dan mengatakan bahwa area parkir itu sedang dalam perbaikan. Dia  meminta Inayati turun dari mobil agar dia bisa lebih leluasa memindah posisi mobil itu. Ketika Inayati hendak menelpon bossnya untuk menanyakan kebenarannya, pencuri itu segera menariknya keluar dan membawa mobil kabur ke arah Argyle Street. Inayati berusaha menghalangi pencuri itu, namun gagal.

Kepolisian Mong Kok telah menangani kasus ini dengan melakukan investigasi dan melakukan pelacakan terhadap pelaku.

Chan mengatakan bahwa, Pekerjanya begitu shock dan menangis ketakutan. Dia segera menenangkannya. Dia mengatakan bahwa hilangnya mobil itu bukan atas kesalahannya, akan tetapi itu adalah kesalahan Chan sendiri yang telah meninggalkan mobilnya tanpa dikunci. Dia juga menambahkan, asalkan pekerja dan anak-anak selamat, dia sudah lega Oriental Daily melaporkan.

Menurut keterangan yang di himpun Koresponden Karya-BMI.com melalui pesan elektonik dengan Saudari Inayati, dia membenarkan kejadian yang menimpa dirinya itu. Akibat  kejadian ini ,ia merasa ketakutan dan berharap untuk semua BMI agar selalu waspada karena kejahatan dimana-mana. [red/KBMI].






Ganjaran Penjara 18 Bulan Untuk Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Seorang BMI

11:11:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Pengadilan Tinggi Hong Kong menjatuhi hukuman penjara 18 bulan pada hari Senin (31/7), kepada pria bermarga Zhu (69), pelaku pelecehan seksual terhadap PRT Indonesia berusia 24 tahun  beberapa waktu lalu Oriental Daily melaporkan.
Pada tanggal 27 September 2016, Zhu, seorang warga negara Cina yang telah mendapatkan kartu tanda penduduk Hong Kong, meninggalkan kotanya di Guangzhou pindah ke Hong Kong untuk membantu merawat cucunya. Dia melakukan tindakan asusila terhadap pekerja Indonesia yang membantu anaknya di Ap Lei Chau, Hong Kong .

Pengadilan mengatakan bahwa Zhu telah menyentuh pantat sambil tersenyum terhadap pekerja itu ketika dia mencuci piring. Korban merasa ketakutan untuk melapor.

Hari selanjutnya, Zhu menyentuh puting, memeluk dengan erat, menyentuh dan menjilat bagian intim dari tubuh pekerja itu. Dia lalu menunjukkan kemaluannya dan meminta pekerja itu untuk membantunya masturbasi.

Pekerja Indonesia itu (yang datang ke Hong Kong bulan Juli tahun lalu) tidak berani melaporkan kasus ini kepada majikannya. Dia lalu melapor ke agen yang kemudian segera ditindak lanjuti.

Dalam pengadilan, Zhu mengakui kesalahannya dan memohon keringanan hukuman. Namun wakil hakim menilai kasus ini termasuk tindakan kriminal yang serius karena telah direncanakan dan dilakukan dalam dua hari berturut turut.[Red/KBMI]

Mantan Majikan Erwiana Hadapi Tuntutan Kasus Penganiayaan Lain

6:28:00 am 1 Comment

Karya-BMI.com -- Siapa menabur dia akan menuai. Begitulah kiranya yang dihadapi oleh Law Wan Tung saat ini. Mantan majikan Erwiana yang tengah menjalani masa tahanan selama 6 tahun ini, terancam dugaan kasus penyiksaan terhadap mantan pembantunya yang lain, Tutik Lestari Ningsih. Sebelumya, Tutik   telah melaporkan kasus ini ke Pengadilan Tinggi Hong Kong. Sidang pendahuluan mengenai kasus ini telah dilakukan pada hari Senin (31/7). Namun sidang ini tidak dihadiri langsung baik oleh penggugat dan tergugat. Keduanya diwakili oleh pengacara mereka. Tutik yang pernah disiksa dan diancam ini telah mempersiapkan tuntutan kompensasi sebesar HK$ 170.000, seperti dilansir Oriental Daily.

Sidang pre-trial dijadwalkan akan dilakukan tanggal 20 September tahun ini, sedangkan sidang trial akan dilakukan tanggal 12 Februari tahun depan. Diharapkan sidang ini dapat selesai dalam 4 hari.

Tutik bekerja kepada Law dalam kurun waktu April 2010 hingga Maret 2011. Selama itu dia sering mengalami penyiksaan yang meliputi penyerangan umum  dan intimidasi kriminal. Dalam keterangannya, Tutik mengatakan bahwa Law selalu memukul, menedang dan menamparnya. Law bahkan mengancam akan membunuh keluarga Tutik di Indonesia jika dia berani melaporkan tindakan Law kepada polisi. Selain itu, selama bekerja di tempat Law, Tutik hanya diberi kesempatan keluar rumah dua kali. Yang pertama dengan ditemani Law di sampingnya, dan yang kedua Law mengancamnya bahwa dia akan mengutus seseorang untuk terus mengikuti Tutik saat dia keluar. [Red/KBMI]


PRT Asal Filipina di Temukan Meninggal Di Tempat Tidurnya

7:00:00 pm 1 Comment

Karya-bmi.com -- Pekerja rumah tangga asal Filipina berusia 29 tahun bersertifikat meninggal setelah dia di temukan terbaring di tempat tidurnya di sebuah apartemen di Sai Wan Hong Kong Island pada hari Senin pagi (31/7).

Sekitar pukul 11:00, wanita itu ditemukan oleh majikannya, terbaring tak sadarkan diri di tempat tidur disebuah rumah salon di No. 83 Smithfield Road, Oriental Daily melaporkan. Majikan segera menelepon polisi, yang kemudian tiba bersama tim medis.

PRT tersebut dikirim ke rumah sakit untuk perawatan darurat dan dinyatakan meninggal.

Polisi tidak menemukan hal mencurigakan. Alasan kematian mendadak wanita muda itu akan menjadi jelas setelah diautopsi, terang mereka. [Red/KBMI]

Cina Berencana Akan Merekrut Tenaga Kerja Sektor Rumah Tangga dari Filipina

8:54:00 am Add Comment

Karya-BMI.com -- Pemerintah Filipina akan menjalin kerja sama dengan Cina dalam pengiriman tenaga kerja asing sektor rumah tangga. Tentu saja hal ini bisa terwujud jika pemerintah Cina dan pemerintah Filipina dapat mencapai kesepakatan kerja sama dalam pertemuan yang dijadwalkan akan dilakukan  bulan September mendatang, seperti dilansir Appledaily.

Menurut wakil menteri tenaga kerja Filipina, Dominador Say, Delegasi Cina di Manila telah menghubungi pihak Departemen  ketenagakerjaan Filipina untuk membicarakan tentang kemungkinan merekrut tenaga kerja sektor rumah tangga dari Filipina yang akan ditempatkan di lima kota besar, termasuk Beijing, Shanghai dan Xiamen.

Masih menurut Say, Cina menawarkan gaji sebesar 100.000 peso (US$ 1.980) setiap bulan. Mereka tertarik untuk mengambil tenaga kerja dari Filipina karena kepintarannya berbahasa Inggris, yang tentu saja hal ini dapat membantu masyarakat Cina meningkatkan kualitas bahasa Inggris anak-anak mereka. "Masyarakat Filipina adalah masyarakat yang cinta damai" imbuhnya. Pemerintah Cina akan mengirimkan delegasinya ke Filipina pada bulan September untuk membicarakan masalah ini.

Menurut berita yang beredar di  surat kabar Cina, saat ini ada sekitar 100.000 orang tenaga kerja Filipina yang tersebar di Shanghai, Guangzhou, dan Shenzen. Namun mereka bekerja secara ilegal dengan visa bisnis, bukan visa kerja. Mereka tidak dilindungi dengan asuransi dan Undang-undang ketenaga kerjaan. Gaji rata-rata untuk PRT di Shanghai adalah 8.000 yuan (US$ 1.190) dan di Guangzhou adalah 6.000 yuan. Hal ini tentu jauh lebih tinggi daripada gaji PRT di Hong Kong (US$ 552), Singapura (US$ 420) dan Taiwan (US$ 579).

Pada bulan April, seorang wanita Filipina berusia 44 tahun menjadi tenaga kerja asing pertama yang dianugerahi ijin tinggal selama setahun di Shanghai. Namun UU yang mengatur perijinan pekerja rumah tangga asing untuk bekerja secara legal di Cina belum diluncurkan. [Red/KBMI]