BMI Singapura Di Tangkap Dan Di Penjara, Setelah Memposting Barang Curiannya Di Instagram

11:50:00 am
https://coconuts.co/wp-content/uploads/2017/03/justice-gavel.jpg

Karya-BMI.com -- Seorang Pekerja Migran Indonesia dijatuhi hukuman penjara 12 bulan pada hari Senin (7/8) setelah terbukti mencuri barang-barang bermerk milik majikannya di Singapura. Siti Nur Sopiyati (32) mengaku bersalah  setelah ditangkap karena  menggasak jam tangan wanita, merk Chopard seharga $ 35.000, tas kulit merk Celine seharga $ 7.500, dan dompet kulit merk Hermes seharga $ 10.000 dari majikannya , Lisa Lee (32).

Selain itu, Siti juga pernah menggasak T-Shirt majikan seharga $ 150 dan  cincin emas berlian senilai $ 1.800 di apartemen Nassim Hill pada bulan Januari tahun lalu. Siti telah bekerja pada Lee sejak tahun 2013, seperti dilansir dari Coconut.

Siti sedang membersihkan kamar tidur majikan, saat dia menjarah kelima barang mewah majikan senilai total  $54.450 dari lemari. Dia menyimpannya di dalam kamarnya, dan meminta bantuan temannya untuk mengirim barang-barang itu ke tanah air.

Suami Lee melapor kepada polisi setelah kehilangan barang-barang yang pertama kalinya. Dia mencurigai Siti dan pekerja Indonesia yang lain sebagai pencurinya, namun tidak menemukan bukti pada salah satu dari mereka. Karena tidak ingin memperpanjang kasus ini, Lee mengembalikan kedua pekerja itu ke agen. Oleh agen keduanya lantas dikembalikan ke Indonesia.

Namun, Siti kembali bekerja di Singapura pada bulan Mei dengan membawa barang-barang curiannya itu. Merasa sudah bebas dan tidak mungkin ada yang tahu, Siti memamerkan barang-barang itu di Instagram hanya 11 bulan setelah pencurian. Adik perempuan Lee melihat foto-foto itu dan segera memberitahu Lee, yang kemudian mereka segera melapor ke polisi. Kelima barang itu dapat kembali diamankan dari tangan Siti. [Rred/KBMI]





Share this

Related Posts

Previous
Next Post »