Kasus Kematian PRT Filipina Di Shenzhen, Termasuk Human Traficking

6:15:00 am

Karya-BMI.com -- Kepolisian Hong Kong dan City's Labour Departemen masih melakukan investigasi atas meninggalnya seoarang pekerja Filipina, Lorain Asuncion (28) yang terjun dari apartemen majikannya di Shenzhen, Cina Daratan bulan lalu.

Departemen keimigrasian mengatakan bahwa kasus ini adalah termasuk human traficking. Menurut laporan dari South China Morning Post, almarhumah bekerja pada majikan warga Hong Kong pada bulan Oktober tahun lalu. Sejak saat itu, dia telah diajak ke Cina untuk bekerja di sana selama empat kali.

Pada tanggal 25 Juli, sebuah agen tenaga kerja di Hong Kong mengabari keluarga Lorain bahwa dia telah terjun dari lantai tujuh sebuah apartemen di Shenzhen.

Akan tetapi, kakak perempuan dan bibi almarhumah (yang sekarang tengah berada di Hong Kong untuk mencari keadilan dan menuntut kompensasi), mengatakan bahwa kematian saudaranya itu sangat mencurigakan.

Lorain pernah bercerita bahwa dia  merasa takut bekerja di Cina karena kendala bahasa dan akses internet. Dia juga baru-baru ini terlibat perselisihan dengan majikannya masalah hak libur dan jam istirahat. Keluarga almarhumah juga mengatakan bahwa selama ini dia tidak menderita depresi ataupun gangguan kejiwaan.

Menurut Labour Departement, jika majikan membuat pernyataan palsu kepada Imigrasi, mereka bisa dikenakan  denda maksimal HK$ 150.000 dan penjara 14 tahun. [Red/KBMI].


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar