Sebanyak 6 Green Minibus Terbakar Di Tempat Parkir

2:28:00 pm

Karya-BMI.com--Sebanyak 6 green minibus  terbakar saat diparkir di tempat parkir terbuka di daerah Tai Hang Village, Tai Po. Tempat parkir  seluas 50 meter x 20 meter itu  tidak ada CCTV ataupun penjaga keamanan di sana.

Pada hari Rabu (16/8) pukul 2 dinihari , penduduk setempat melihat api berkobar dan suara suara ledakan. Mereka segera menelpon polisi. Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi untuk memadamkan api. Namun karena minimnya persediaan air di sekitarnya, petugas terpaksa menyeret pipa sepanjang 200 meter yang menghambat proses pemadaman. Sekitar 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan, namun 6 buah minibus sudah habis terbakar.

Petugas menggunakan sebuah alat untuk mendeteksi penyebab kebakaran. Mereka menemukan fakta bahwa terdapat sisa-sisa cairan yang mudah terbakar di bekas pusat kobaran api. Penyebaran api juga begitu cepat dan tidak umum . Kebakaran itu dinilai sangat mencurigakan. Kasus ini diduga sebagai tindak pembakaran secara sengaja oleh pihak tertentu. Kepolisian wilayah Tai Po segera menangani kasus ini, seperti dilaporkan hk.on.cc.



Pada pukul 9 pagi, kepala penanggung jawab siupa bermarga Hung tiba di lokasi untuk memberikan keterangan. Menurutnya minibus 65A itu telah beroperasi dengan rute dari Shatin City Center ke Wong Tau To selama beberapa dekade dan dipimpin oleh ayah Hung hingga tahun lalu. Berhubung bisnisnya semakin maju, Hung menyewa lebih dari 20 tempat parkir di area itu. Belum lama ini , beberapa dari minibus itu telah di upgrade menjadi 19 kapasitas tempat duduk dan penyemprotan warna merah pada atapnya. Tarif sewa untuk siupa itu adalah   HK$ 700 per hari.

Dari keenam siupa yang terbakar itu, total kerugian mencapai HK$ 1,5 juta. Tidak ada tanda-tanda pemcongkelan dan perusakan  kunci halaman tempat parkir itu . Pelaku pembakaran  diperkirakan naik melalui pagar. Hung mengaku tidak memiliki mush atau masalah dengan orang lain .ia tidak tahu samasekali motif dari pelaku.(red/KBMI)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar