Viral Postingan Majikan Tuai Kecaman, Tak Ijinkan Pekerjanya Menggunakan AC

6:19:00 am

Karya-BMI.com -- Seorang majikan bermarga Wong menghadapi kritikan pedas di media sosial oleh masyarakat Hong Kong setelah  dia  mematikan AC di ruang pekerjanya pada malam hari. Wong berdalih bahwa  pekerja itu   tidak meminta ijin dulu untuk menyalakan AC kepadanya.

Wong memposting sebuah status di grup facebook bernama "Hong Kong Employers of Foreign Domestic Workers Mutual Help Association" bahwa saat itu dia terjaga pada jam 1 malam dan menemukan AC di kamar pekerjanya dalam keadaan menyala. Wong kemudian mematikan AC itu dan membuka pintu kamar sebagai ventilasi. Pada pukul 4 pagi Wong kembali terjaga untuk ke toilet dan mendapati pintu kamar pekerjanya telah tertutup dan AC dalam kamar itu telah dihidupkan kembali.

Wong menyatakan bahwa dia sangat marah. Dia mengatakan bahwa selama musim panas ini pekerjanya tidak pernah menyalakan AC, bahkan pada saat menjelang typhoon. Wong juga menambahkan bahwa selama ini pekerjanya selalu minta ijin dulu sebelum menyalakan AC.

Di dalam grup itu Wong menjelaskan bahwa sebenarnya dia akan mengijinkan pekerjanya menyalakan AC setelah habis masa percobaan  3 bulan. Namun kini ia bermaksud melepas soketnya dan mengunci tombol AC. Wong menilai pekerjanya itu sangat berani kepadanya. Ia kemudian menayakan kepada angggota grup facebook apakah mereka mengijinkan pekerjanya untuk menggunakan AC.

Wong kemudian mendapat kritikan pedas dari sesama majikan. Mereka menilai Wong terlalu keras, kejam dan pelit.

Beberapa orang mengatakan bahwa majikan tidak boleh memperlakukan pekerjanya seperti budak. Wong mengaku bahwa selama ini dia telah berbaik hati terhadap pekerjanya dengan memberi dia sebuah kamar dengan double bed, 5 jendela dan sebuah kipas angin.

Netizen menantang Wong untuk tidur dalam kamar itu tanpa AC jika memang hal itu tidak bermasalah. Beberapa orang juga menilai bahwa Wong tengah mencari masalah sendiri karena jika pekerjanya tidak bisa tidur nyenyak pada malam hari, maka dia tidak bisa bekerja secara maksimal.

Ketua  Hong Kong Employers of Overseas Domestic Helpers Association, Betty Yung, mengatakan bahwa majikan seharusnya lebih memperhatikan pekerja mereka, bukan malah bersikap keras terhadap mereka. [Red/KBMI]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar