Ciri dan Identitas Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Di Wan Chai Sudah Di Kantongi Polisi

4:00:00 pm

Karya-BMI.com - Seorang bayi perempuan yang baru lahir ditinggalkan di pinggir sebuah jalan raya di Hong Kong pada hari Rabu pagi 18/10, dan berstatus meninggal meski ada upaya penyelamatan oleh tim medis.

Polisi menerima sebuah laporan pada pukul 7:28 pagi, bahwa ada seorang bayi perempuan di dekat tempat sampah di luar gedung China Life Insurance Hennessy Road Wan Chai, Oriental Daily melaporkan.

Bayi ditemukan telanjang dengan tali pusatnya masih utuh dalam keadaan koma dan di kirim ke Rumah Sakit Ruttonjee, yang kemudian di nyatakan meninggal.

Polisi mengepung daerah di mana bayi tersebut ditemukan, dan menggunakan anjing pelacak dalam penyelidikan mereka.

Di TKP, polisi menurunkan satuan PTU (Police Tactical Unit) untuk melakukan investigasi. Seluruh CCTV di dekat TKP, diperiksa. Dan hasilnya, Polisi menemukan seorang perempuan berkulit sawomatang dengan wajah berurai air mata, meninggalkan bayi di dekat tong sampah dekat perempatan gedung China Building Hennessy Road Wan Chai sekitar jam 6 pagi, HK01.com melaporkan.

Berdasarkan temuan di rekaman CCTV, perempuan tersebut meninggalkan TKP ke arah Causeway Bay. Kini, pelaku yang diduga kuat merupakan ibu dari si bayi tersebut sedang dalam pengejaran. Polisi sudah mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku.

Awal tahun ini di bulan Mei, seorang pembantu rumah tangga Filipina dijatuhi hukuman penjara selama setahun karena melakukan penguburan mayat tidak selayaknya, sesuai peraturan yang berlaku. Dia melahirkan seorang anak laki-laki saat dia sendirian di rumah majikannya tapi bayi itu meninggal tak lama setelahnya. Dia panik dan meninggalkan mayat itu di sebuah toilet umum Tsuen Wan.

Desember lalu, seorang bayi perempuan yang sakit ditinggalkan di sebuah area BBQ di Sai Kung, dengan sebuah catatan yang menyebutkan bahwa bayi tersebut berusia lima bulan dan menderita cerebral palsy.

Departemen Kesejahteraan Sosial mengatakan bahwa dari bulan April 2014 sampai Maret tahun ini, sebanyak 72 kasus anak-anak terlantar di bawah usia 18 tahun ditangani oleh Pusat Pelayanan Keluarga Terpadu. [KBMI/Heni]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »