Alih-alih Bekerja Sebagai Agen Tenaga Kerja, Pria Ini Terkena Denda S$ 30.000

7:43:00 am


Karya-BMI.com-SINGAPURA - Seorang tenaga kerja asing di Singapura di denda sebesar S$30.000 karena  bekerja secara ilegal di sebuah agen tenaga kerja.

Dalam sebuah berita yang beredar, pada hari Rabu (22/11), The Ministry of Manpower (MOM) mengatakan seorang pekerja Bangladesh yang bernama Roy Tapon Kumar terbukti bersalah karena telah melakukan aktifitas sebagai agen tenaga kerja tanpa memiliki lisensi yang valid.

Roy juga menghadapi dua tuduhan lain terkait dengan tindakannya untuk memaksa dua tenaga kerja agar memberi kesaksian palsu terhadap MOM dengan menyuruh mereka mengatakan bahwa dia tidak memungut biaya agen sepeserpun terhadap kedua orang itu.

Menurut hasil investigasi, Roy telah melakukan aksinya sejak Oktober 2015 hingga Maret 2016 dan telah merekrut 12 orang pekerja dari Bangladesh. Dia memungut biaya agen sebanyak S$ 1.800 hingga S$ 7.300 dari setiap orang yang direkrutnya. Total biaya yang dia pungut adalah S$ 30.900.

MOM mengatakan bahwa pemegang visa kerja tidak boleh terlibat dalam kegiatan agensi tenaga kerja secara ilegal. Mereka yang melanggar peraturan ini akan dicopot permitnya dan  dilarang untuk bekerja di Singapura kembali. (CNA/KBMI)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »