Hari ini, Kasus Pembunuhan Wiji di Gelar

6:45:00 pm
 

Karya-bmi.com --  Wiji Astutik Supardi (37) seorang wanita Indonesia pada bulan Juni 2015 mayatnya di temukan terbungkus kasur tergeletak di pinggir jalan. Hari ini, Jumat (24/11) kasusnya di gelar di pengadilan tinggi.

Terdakwa seorang pria Pakistan, Wahaj Fyaz (31) yang merupakan kekasih Almarhumah Wiji. Wahaj di dakwa melakukan tindak kriminal dan pembunuhan sadis serta perlakuan pemakaman yang tidak layak.

Almarhumah Wiji, meninggal karena korban penyiksaan oleh kekasihnya di lantai atap di 1 Changsha Street, Mongkok.

Pada hari itu tanggal 8 bulan Juni 2015, seorang pemilik toko di Shanghai Street pada pukul 9 pagi, menemukan kasur tergelatak di pinggir jalan di depan pertokoan. Ia mencoba menyingkirkan kasur tersebut dengan kaki dan sangat terkejut ketika terlihat sebuah tangan keluar dari gulungan kasur tersebut. Seketika itu, melapor dan memanggil polisi. Seorang saksi juga, seorang wanita petugas kebersihan menyatakan, pagi itu pada pukul 7, ia melihat gulungan kasur di pinggir jalan.

Menurut keterangan pemilik kontrakan kepada polisi, pagi itu pukul 2 dini hari (8/6/2015) terdengar suara jeritan seorang wanita di lantai atap. Namun tidak ada kecurigaan padanya.

Tersangka tertangkap di sebuah toilet umum wanita di Cafetaria New Beach - Tuen Mun pada pukul 4 dini hari (10/6/2015). Dia sedang berpesta obat2an dengan teman-temannya.

Dari pengakuan terdakwa kepada polisi : "Hari Sabtu saya dan istri saya bertengkar, saya menampar mukanya dan mendorongnya sehingga jatuh ke tangga".

Dari hasil otopsi, di temukan luka memar di bagian besar tubuh almarhumah, baik memar lama maupun memar baru. Luka juga terdapat pada tulang rusuk, kepala, wajah dan luka benda tajam di bagian tangan. Dokter forensik percaya bahwa, luka-luka di tubuh almarhumah merupakan luka serangan yang kuat, dan tidak mungkin bila luka tersebut di sebabkan karena jatuh dari tangga. Di dalam tubuhnya juga di temukan komposisi obat-obatan sejenis Ice (narkoba), namun tidak mungkin kematiannya di sebabkan oleh penggunaan obat overdosis.

Selain itu, Tim Forensik juga menemukan potongan kecil sprei kasur yang membungkus tubuh almarhumah dari lantai atap Changsha Street di dalam ransel dan menempel di  baju celana milik tersangka.

Berita ini di translate dari halaman  Oriental Daily oleh Koresponden KBMI, namun dari kedua konten tertulis penanggalan yang berbeda.  Kami mencoba mengumpulkan data dari berbagai sumber yang tidak kami sebutkan, dan apa yang kami tuliskan sesuai tanggal kejadian. Mohon maaf apabila ada kekurangan dan pemahaman penulisan yang tidak sempurna. Kami menerima kritik dan saran dari pembaca di halaman komentar. Terimaksih.







Share this

Related Posts

Previous
Next Post »