Pemerintah Hong Kong Meninjau Kembali Rencana Untuk Mengambil PRT dari Myanmar

7:38:00 pm


Karya-BMI.com -- Pemerintah Hong Kong melakukan peninjauan ulang tentang rencana untuk mengambil pekerja dari Myanmar. Saat ini Hong Kong  sedang menunggu kedatangan pekerja dari Kamboja pada kloter pertama.

Hong Kong memerlukan setidaknya 60.000 PRT pada 30 tahun mendatang, seperti dikatakan oleh sekretaris Labour and Welfare Bureau, Dr Law Chi Kwong dalam blog resmi nya.

Untuk memenuhi kebutuhan akan PRT itu, pemerintah Hong Kong telah menjalin kerja sama dengan Kamboja yang akan mengirimkan pekerjanya pada akhir tahun ini. Sementara itu, Hong Kong juga sedang mempertimbangkan untuk mengambil pekerja dari Myanmar, namun untuk detail lebih jauh belum diungkapkan secara resmi.

Law mengatakan bahwa akhir-akhir ini ada lebih dari 1000 rumah tangga terkena dampak dari kebijakan pemerintah Filipina yang menangguhkan proses kontrak kerja mereka.

Pemerintah Hong Kong perlu menemukan pasar baru untuk menghindari kasus serupa. Law juga mengatakan  bahwa pemerintah  akan lebih meningkatkan perlindungan   para pekerja serta akan menyediakan fasilitas dan kegiatan yang lebih banyak untuk bisa diakses para pekerja di hari libur mereka.

Saat ini ada sekitar 352.000 PRT di Hong Kong dimana 189.000 dari mereka adalah dari Filipina.

Ketua Asosiasi The Hong Kong employers of Overseas Domestic Helpers, Betty Yung Ma Shan Yee mengatakan bahwa pada tahun 2014 sudah ada PRT dari Myanmar yang bekerja di Hong Kong, Namun banyak majikan yang komplain bahwa kinerja mereka sangat tidak bagus. Pemerintah Myanmar kemudian menyetop pengiriman tenaga kerja mereka ke Hong Kong. (Asia Times/KBMI)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »