Erwiana Ingin Dirikan Yayasan Untuk Membantu Para BMI yang Membutuhkan

10:00:00 pm


Karya-BMI.com -- Erwiana Sulistyaningsih, mantan BMI Hong Kong yang pernah mengalami kekerasan ini mengatakan bahwa dia mungkin akan kembali bekerja di Hong Kong jika selepas lulus kuliah nanti tidak dapat menemukan pekerjaan di Indonesia.

Erwiana datang ke Hong Kong pada bulan November terkait dengan tuntutan perdatanya sebesar HK$810.000 dari mantan majikannya, Law Wan Tung. Kepada wartawan, Erwiana mengatakan bahwa dia tidak bisa melupakan kepedihan yang dialaminya selama delapan bulan saat dia bertemu mantan majikannya itu di pengadilan. Dia juga mengatakan bahwa masih merasakan kemarahan. Namun Erwiana tidak bisa berbuat apa-apa. Oleh karena itu dia memutuskan untuk memaafkannya, walaupun luka itu akan menghantui seumur hidupnya.

Erwiana didiagnosa mengalami gangguan stress pascatrauma dan membutuhkan konseling rutin dari psikolog.

Berbicara tentang masa depan, Erwiana-yang kini tengah kuliah jurusan Ekonomi di sebuah kampus di Indonesia mengatakan bahwa, dirinya ingin mendirikan sebuah yayasan untuk membantu para BMI yang bekerja keluar negeri jika mereka mengalami kesulitan.Dia juga menambhakan kemungkinan untuk kembali bekerja ke Hong Kong jika di Indonesia sulit mendapatkan pekerjaan.

Dia mengatakan bahwa Hong Kong menjadi pilihan utama para pekerja dari Indonesia karena gajinya lebih tinggi dibanding negara lain seperti Malaysia.

Ketika ditanya apakah dia khawatir jika suatu saat mengalami kekerasan lagi, Erwiana mengatakan bahwa sekarang dia tidak merasa takut lagi karena telah mengetahui tentang hak nya  untuk melindungi dirinya dengan lebih baik.(red/KBMI)




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »