Showing posts with label Perampokan. Show all posts
Showing posts with label Perampokan. Show all posts

Kedua BMI Ini Jadi Korban Penyekapan Oleh Perampok

9:44:00 pm Add Comment


Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban penyekapan saat terjadi perampokan di rumah majikannya yang seorang Dokter di Stanley, Kamis (13/9/2018).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 7 malam di sebuah rumah di Tai Tam Road No. 10 Stanley, ketika kedua majikan tidak di rumah. Salah satu perampok menodongkan pisau sepanjang 30 cm kepada Idawati (43) saat membuka pintu belakang untuk membuang sampah, kemudian masuk kedalam rumah dan menyekap Rusmiati (42). Keduanya diikat menggunakan lakban. Kedua perampok berhasil membawa kabur uang cash HK$ 60 ribu, RMB 20 ribu dan dua buah ponsel masing-masing seharga sekitar HK$ 1.400, HK.01 melaporkan.

Dikutip dari halaman Oriental daily, kedua PMI berhasil melepaskan diri setelah satu jam kemudian dan langsung memberitahu majikan perempuan. Keduanya tidak mengalami luka. Polisi menerima laporan dari majikan perempuan bermarga Au (70) pada pukul 10:57 malam. Petugas kepolisian dalam jumlah besar tiba di lokasi namun hanya beberapa petugas saja yang diijinkan masuk guna penyelidikan.

Dari hasil penelusuran CCTV yang dilakukan tim ke 4, Tim Investigasi Kepolisian bagian Barat, Salah satu perampok berusia antara 25 hingga 35 tahun, Tinggi badan 1,75 cm, tubuh langsing, mengenakan baju berwarna hitam, memakai topi hitam dan masker. Sedangkan perampok yang lain berusia antara 30-40 tahun, tinggi badan sekitar 170 cm, bertubuh gemuk, mengenakan baju hitam, topi hitam dan masker. Red/KBMI.

Dua Pria Asia Selatan Berhasil Dibekuk Atas Perampokan di Yau Ma Tei

9:31:00 pm Add Comment


Karya-BMI.com--Pada pukul 6 sore hari ini (26/1),seorang wanita bermarga Wong (64) tengah berjalan melewati Methodist di dekat Queen Elizabeth Hospital. Tiba-tiba dua orang asia selatan mendekatinya. Salah seorang dari mereka segera menodongkan sebuah pisau sepanjang 15cm dan mengancam wanita itu. Kedua pria itu kemudian merampas sebuah kalung emas dan uang sebanyak HK$ 7.000 sebelum akhirnya berlari ke arah Yau Ma Tei. Korban segera menelpon polisi.

Petugas segera datang ke lokasi dan  melacak keberadaan dua orang perampok tersebut. Korban yang mengalami luka memar di bagian lehernya menolak untuk dibawa ke rumah sakit setelah mendapat pertolongan pertama oleh petugas ambulan. Kasus ini kini sedang ditangani oleh kepolisian distrik Yau Tsim. Mereka telah menangkap dua orang pria berusia sekitar 25 dan 35 tahun, tinggi badan 170cm, dan berambut hitam pendek.(red/KBMI)

Perampok Ini Membakar Mobilnya Sebelum Kabur dengan Mobil yang Baru Dirampasnya

8:03:00 pm Add Comment

Karya-BMI.com -- Pada pukul 4 sore, hari Senin (13/11) telah terjadi perampokan di daerah Sha Tau Kok. Segerombolan perampok yang mengendarai dua mobil pribadi   mencegat sebuah mobil berwarna silver dengan nopol "3269" yang dikendarai seorang laki-laki bersama puteranya di persimpangan Wan Uk House, Sha Tin Road, Shau Tau Kok. Pada saat itu, lima orang bertopeng dan memakai masker keluar dari mobil dengan cepat, lalu memukul tiap sisi jendela mobil silver itu dengan palu. Meraka juga mengancam pengendara mobil silver dengan sebuah pisau daging, menyemprot mata dengan bubuk merica kepada kedua korban dan membawa kabur mobil silver tersebut beserta uang cash sebesar HK$ 5,8 juta. Sebelum kabur, kelima perampok itu membakar dahulu mobil yang pertama mereka tumpangi.

Mobil perampok itu terbakar parah. Petugas segera melakukan operasi "Chechnodian Operation" untuk menguak kasus perampokan tersebut. Kasus ini ditindaklanjuti oleh tim pertama dari Unit Kejahatan regional  New territories. Akibat kasus ini, jalanan ditutup untuk sementara waktu.

pada tanggal 28 Agustus tahun ini juga terjadi kasus serupa di Kapok Tau Village. Berjarak sekitar 3,7 kilometer dari tempat kejadian kasus perampokan diatas. Seorang pemilik perusahaan Engineering sedang mengendarai mobilnya menuju ke pabrik bersama karyawannya. Tiba-tiba mereka dikepung oleh dua buah mobil. Perampok merampas dokumen dan tas milik pengendara mobil. Korban mengatakan kepada polisi bahwa di dalam tas yang dirampok hanya terdapat obeng dan peralatan kerja lainnya. Tidak diketahui motif dari perampokan itu. (Apple daily/KBMI)

Seorang BMI Menjadi Korban Perampokan, Uang HK$ 40.000 Berhasil Di Rampas Perampok

4:48:00 pm Add Comment

Karya-bmi.com - Seorang Pekerja Migran berusia 38 tahun asal Indonesia terluka oleh seorang perampok yang bersenjata pisau di Yuen Long - New Territorities pada hari Minggu (5/11).

Korban pada pukul 5 pagi, berjalan melewati sebuah rumah pedesaan di Tin Sam Tsuen, Yuen Long - Hung Shui Kiu, tiba-tiba seorang pria mendekati dan menodongkan pisau sepanjang 30 sentimeter Oriental Daily melaporkan. 

Perampok memaksa  meraih tas tangannya, dan korban berusaha mempertahankan sehingga tangan kanannya terluka besatan pisau. Setelah terjadi perlawanan, perampok kabur dengan tas milik korban.

Korban yang terluka pergi meminta bantuan di dekat Stasiun LRT dan seorang yang lewat membantu melaporkan kasus tersebut ke polisi. Korban dikirim ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Menurut keterangan korban, perampok berhasil membawa kabur tas korban berisi uang sejumlah HK $ 40.000 (berkisar Rp. 68 juta), 2 buah Smartphone merk Samsung dan Sony, Apple Daily melaporkan. 

Polisi melakukan penyelidikan dan penyisiran CCTV di sekitar wilayah tersebut namun hingga berita ini terbit belum ada informasi lanjutan. Polisi menggolongkan kasus tersebut sebagai perampokan. [KBMI]

Perampasan 3 buah iPhone X di Kowloon Tong, Korban Luka di Kepala.

12:33:00 pm Add Comment

Karya-bmi.com -- Pemuda bermarga Zheng (22) menjadi korban perampasan 3 buah iPhone X 256G ketika melakuka COD di depan Stasiun MTR Kowloon Tong. Kejadian pada pukul 5 sore, Sabtu (4/11), di mana sebelumnya terjadi pertengkaran antara mereka.

Menurut laporan yang di peroleh polisi dari hasil pemeriksaan bahwa, antara korban sebagai penjual dan tersangka yang masih buronan telah menyepakati harga yang di tentukan. Tersangka menyatakan bahwa ia telah mengirimkan sejumlah uang ke rekening korban, namun  korban merasa belum menerima sejumlah uang yang telah di sepakati. Akhirnya terjadi pertengakaran diantara mereka. Pelaku yang berjumlah 2 orang, yaitu seorang laki-laki dan perempuan berhasil membawa kabur ke tiga iPhone X tersebut dan melarikan diri menggunakan mobil pribadi. Korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah segar dan tercecer di lantai TKP.

Korban di kirim ke Rumah Sakit dengan ambulan untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini di tangani oleh Tim Gabungan Unit Investigasi dan Kriminal Distrik Kowloon (AOABH). Menurut keterangan pelaku yang masih buronan memeiliki ciri-ciri sebagai berikut; Pria usia antara 20 hingga 30 tahun, Tinggi Badan 1,8 meter, mengenekan jaket berwarna abu-abu. Sedangkan teman wanitanya memiliki ciri, tinggi badan 1,75 meter, berusia antara 20 hingga 30 tahun, berperawakan gemuk, memakai jaket hitam, kaos hitam dan celana jean warna biru. 

Hingga berita ini terbit, belum ada konfirmasi berita lanjutan dari pihak yang terkait. [Appledaily/KBMI].