Showing posts with label kriminal. Show all posts
Showing posts with label kriminal. Show all posts

Seorang ibu di tangkap, karena meninggalkan bayi kembarnya sendirian.

3:36:00 pm Add Comment
Poto: Istimewa
Karya-bmi.com - Polisi menangkap seorang ibu berusia 17 tahun, atas tuduhan pelecehan anak setelah dengan sengaja meninggalkan anak kembar laki-laki berusia lima bulan sendirian di sebuah rumah di Yuen Long - New Territories pada hari Selasa (8/5). 

Nenek kedua bayi kembar tersebut melapor ke Polisi ketika menemukan cucunya di rumah sendirian di sebuah rumah di Tung Chan Wai, San Tin,Yuen Long's Oriental Daily melaporkan. 

Nenek itu mengatakan, bahwa dirinya menerima pesan WeChat dari menantu perempuannya pada Selasa pagi. Dia memintanya pergi ke rumah untuk merawat bayi kembar, karena dia harus pergi ke China untuk mencari suaminya yang berumur 21 tahun.

Sang nenek menolak karena dia sendiri harus bekerja di pagi hari. Sekitar pukul 7 pagi, ibu muda itu mengiriminya pesan lain yang mengatakan bahwa dirinya telah pergi ke Daratan Cina.

Sang nenek segera pergi ke Yuen Long dan menemukan cucunya di rumah sendirian. Dia menelepon polisi meminta bantuan. Seorang polisi dan polisi wanita, masing-masing membawa bayi laki-laki ke Rumah Sakit Distrik Utara untuk pemeriksaan medis. 

Pada pukul 4 sore, ibu kembali ke Hong Kong dan menyerahkan diri ke kantor polisi. Ibu muda ini, pemegang izin masuk dua permit reentry dan pasangan itu menikah tahun lalu, Apple Daily melaporkan.
BMI Ini Ditangkap Polisi Atas Tuduhan Penganiayaan Anak Majikan di Tsuen Wan

BMI Ini Ditangkap Polisi Atas Tuduhan Penganiayaan Anak Majikan di Tsuen Wan

9:02:00 pm Add Comment
 Tsuen Wan in the New Territories. Photo: Google Maps

Karya-BMI.com--Seorang pekerja Indonesia berusia 39 tahun yang tidak disebutkan namanya, dilaporkan oleh majikannya kepada polisi pada hari Kamis (26/4) dengan tuduhan penganiayaan anak lelaki majikannya di Tsuen Wan.

Ayah dari balita berusia 3 tahun itu mengisi laporan bahwa dia mencurigai pekerjanya telah melakukan penganiayaan kepada anaknya di apartemen The Cairnhill, Tsuen Wan seperti dilansir Oriental Daily.

Dia menceritakan bahwa  tangan anaknya kemerahan. Polisi datang bersama dengan petugas paramedis dan segera membawa korban ke Yan Chai Hospital untuk penyelidikan lebih lanjut.

Setelah melalui inbestigasi, polisi menangkap pekerja tersebut dengan tuduhan penganiayaan dan kelalaian kerja.

Kasus ini sekarang ditindak lanjuti oleh Crime Squad kepolisian Tsuen Wan .(red/KBMI)
Anak Perempuan Berusia 5 Tahun Diduga Meninggal Akibat Disiksa Ayah dan Ibu Tirinya

Anak Perempuan Berusia 5 Tahun Diduga Meninggal Akibat Disiksa Ayah dan Ibu Tirinya

9:42:00 pm Add Comment
Image may contain: 3 people, people standing, meme and text

Karya-BMI.com--Seorang lelaki dan istrinya (yang merupakan ayah kandung dan ibu tiri dari anak perempuan yang meninggal) dikenai tuntutan atas tindakan pembunuhan. Anak berusia 5 tahun tersebut diduga meninggal akibat penyiksaan yang dilakukan oleh keluarganya. Sedang kedua saudara korban, saudara kandung  lelaki (8) dan saudara perempuan dari lain ibu (7) kini berada dalam perawatan lembaga sosial.

Pada hari Sabtu (6/1), seorang anak perempuan bermarga Chan dibawa ke rumah sakit dengan kondisi tidak sadarkan diri dan terdapat  luka-luka di sekujur tubuhnya. Salah satu luka sepanjang 10 cm, sedang beberapa luka merupakan luka lama dan telah terinfeksi. Korban dinyatakan meninggal ketika tiba di rumah sakit.

Chan tinggal bersama ayah kandung, ibu tiri dan dua saudara kandung di Tuen Mun. Pada bulan Oktober 2017, orang tuanya mengutarakan ke pihak sekolah bahwa anak mereka akan keluar dari sekolah. Mereka tidak memberikan alasan yang spesifik sehubungan dengan masalah itu. Menurut laporan, keluarga tersebut baru saja pindah ke Tuen Mun beberapa bulan yang lalu.

Ayah korban (26 ), merupakan pekerja transportasi dan istrinya (27), seorang ibu rumah tangga. Keduanya menjalani sidang pertama pada hari Selasa (9/1) di Pengadilan Tinggi Tuen Mun.

Nenek tiri korban, yang ditangkap pada hari Minggu dengan tuduhan peyiksaan anak, kini menjadi tahanan luar dengan jaminan sambil menunggu investigasi lebih lanjut.

Menurut hasil investigasi, saudara lelaki korban mengalami mal nutrisi dan  juga mengalami luka-luka dan lebam di tubuhnya. Berat badannya hanya sekitar 18kg, di sekujur tubuhnya dipenuhi luka-luka bekas pukulan tongkat. Beberapa luka diduga akibat goresan gunting dan alas kaki.

Menurut laporan, nenek korban dari pihak ayah  ingin merawat kedua saudara Chan.
Lutheran Sosial Services mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan konseling kepada setiap orang tua atau anak-anak yang memerlukan bantuan. (red/KBMI)



Sadis!! Begitu Melahirkan Bayinya, PRT Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Dengan Cara Keji

9:39:00 pm Add Comment


Karya-BMI.com--Seorang Pekerja Rumah Tangga asal Filipina megaku bersalah di Pengadilan Tinggi Dubai  pada hari Rabu (13/12) bahwa dirinya telah membunuh bayinya yang baru saja dilahirkan dengan cara menyumpal mulutnya dan memasukkannya ke dalam kantong plastik.

Pada tanggal 16 September, pekerja berusia 32 tahun tersebut pergi ke rumah saudara majikannya.Dia kemudian mengaku sedang datang bulan dan merasa tidak enak badan.Pekerja tersebut lantas pergi ke dalam toilet selama dua jam, seperti dilansir The National.

Ketika PRT itu keluar dari toilet, dia menenteng sebuah kantong plastik dan bajunya terkena noda darah.Saudara majikan melihat pekerja tersebut mengalami pendarahan yang hebat dan segera memanggil ambulan.

Di rumah sakit, dokter mengetahui bahwa pekerja tersebut baru saja melahirkan.Mereka segera melapor polisi dan melakukan investigasi di rumah saudara majikan.

Polisi menemukan sebuah plastik berisi jasad bayi laki-laki yang mulutnya tersumpal kain.

Sidang akan dilanjutkan pada 3 Januari tahun mendatang sambil menunggu bantuan pengacara untuk terdakwa mengingat dia tidak sanggup menyewa pengacara sendiri.(red/KBMI)


Berikut Tanggapan KJRI Seputar Kasus Live Streaming BMI Tempo Hari

9:08:00 pm Add Comment


Karya-BMI.com -- Konsul Jenderal Republik Indonesia telah mengungkapkan kepeduliannya terkait kasus seorang BMI berusia 28 tahun yang memandikan anak majikannya sambil live streaming di facebook.

Kepada SCMP, Tri Tharyat mengatakan bahwa memperlihatkan gambar anak kecil ketika mandi adalah "bukan masalah besar" di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa ada perbedaan kultural antara  Indonesai dan Hong Kong dalam mengekspresikan rasa cinta seseorang terhadap anak-anak, salah satunya dengan memeluk dan mencium mereka.

Namun, beliau juga menegaskan bahwa Undang-undang di Hong Kong sangat menjunjung tinggi hak dan privasi masyarakat, dan membenarkan bahwa mengunggah gambar orang lain dalam internet tanpa seijin empunya dapat berujung pada  tindakan ilegal.

Beliau juga mengingatkan kepada masyarakat Indonesia khususnya agar tidak gegabah dalam mengunggah sesuatu di media sosial, juga hindari melakukan tindakan pornografi anak.

Seperti kita ketahui, Kepolisian North Point menangkap seorang BMI berusia 28 tahun pada hari Senin (4/12) karena telah mengunggah sebuah video live streaming berdurasi 17 menit saat memandikan anak -anak majikannya.Video itu telah ditonton lebih dari 700 orang sebelum akhirnya dihapus.


Hingga Selasa malam, BMI tersebut masih berada dalam tahanan polisi dan diduga telah menerbitkan pornografi anak, seperti dilansir RTHK. (red/KBMI)